Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

DPR Ingatkan Pemerintah Tak Asal Buka Pintu Bagi Warga Timor Leste dari Wuhan

Saat ini ratusan WNI dari Wuhan sedang diisolasi di Natuna dan mendapatkan tentangan dari warga sekitar, karena takut terkena virus corona.

DPR Ingatkan Pemerintah Tak Asal Buka Pintu Bagi Warga Timor Leste dari Wuhan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan bahwa 238 orang WNI yang menjalani proses observasi sebagai antisipasi tertular virus Corona bahwa kesehatannya dalam keadaan baik dan sehat, tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk dan pilek. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengimbau pemerintah jangan asal membuka pintu kepada pemerintah Timor Leste, yang berkeinginan menitipkan warganya di Indonesia saat kembali dari Wuhan, China.

Anggota Komisi II DPR Sodik Mudjahid mengatakan, di lihat dari sisi Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP), pemerintah Indonesia bisa saja mengakomodir permintaan dari Timor Leste dalam rangka mengeratkan lagi sejarah masa lalu yang pernah jadi bagian Indonesia.

"Secara prinsip kita bisa, hanya memang kita saja masih dihebohkan kasus Natuna, maka kami minta pemerintah cermat untuk mempertimbangkannya," tutur Sodik di komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Baca: Korban Meninggal Akibat Virus Corona di China Capai 490 Orang

Saat ini ratusan WNI dari Wuhan sedang diisolasi di Natuna dan mendapatkan tentangan dari warga sekitar, karena takut terkena virus corona.

Menurutnya, keputusan pemerintah Indonesia harus tepat dan harus bisa memastikan terlebih dahulu bahwa kondisi di dalam negeri aman dari virus corona maupun tentangan dari warga sendiri.

"Kalau kita bisa menjamin, kita aman dari sisi itu (corona), saya kira tidak apa-apa mengakomodasi permintaan Timor Leste," tuturnya.

Baca: WNI di Singapura Tertular Virus Corona dari Majikan, Dubes Pastikan Kondisinya Stabil

"Jangan sampai begini, kita sendiri masih repot, belum ada kepastian, kemudian ngurus warga lain yang bisa jaei punya masalah. Jadi tambah masalah kita," sambung Sodik.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Xanana Gusmao membenarkan kabar yang menyebutkan RDTL meminta bantuan kepada Republik Indonesia terkait penanganan virus Corona.

Xanana mengatakan hal itu karena RDTL tidak memiliki fasilitas untuk penanganan virus Corona.

"Ya, karena harus mengerti bahwa kita tidak punya fasilitias. Tidak punya apa-apa, oleh karena itu kita minta kalau bisa, seperti negara-negara lai. Bantuan ini bukan suatu bantuan yang eksklusif bagi kami kan," kata Xanana di kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Selasa (4/2/2020).

Xananan pun mengatakan, ia percaya Indonesia punya kemampuan yang lebih besar ketimbang negaranya untuk menangani virus Corona tersebut.

"Oleh karena itu ini sesuatu yang global, bukan Timor Leste dan Indonesia. Dan saya percaya bahwa karena Indonesia punya kemampuan yang lebih besar dari pada kami, akan membantu kami untuk mengatasi situasi ini," kata Xanana.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas