Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pernyataan Mahfud Soal Data Korban HAM 'Sampah' Dinilai Tidak Etis 

"Mahfud MD sebagai menteri pembantu Presiden, tidak etis menyampaikan itu," kata Yorrys di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat.

Pernyataan Mahfud Soal Data Korban HAM 'Sampah' Dinilai Tidak Etis 
Tribunnews/Jeprima
Senator Yorrys Raweyai 

Namun surat-surat itu kemudian tidak dibuka di tempat yang sama melainkan dicatat dan disimpan untuk dibaca kemudian. 

Ia pun belum mengetahui apakah ada data berisi nama 57 tahanan politik serta 243 korban sipil yang tewas di Nduga, Papua sejak Desember 2018 sebagaimana yang diklaim Veronica di antara surat-surat tersebut. 

"Karena dia (Veronica) tidak ketemu presiden dan saya tahu itu. Saya ada di situ. Saya tahu wajahnya. Karena tidak ada orang seperti itu ketemu presiden," kata Mahfud di kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Kamis (13/2/2020).

Ia pun mengklarifikasi kabar yang mengatakan ia menyebut data yang diantarkan Veronica tersebut sampah. 

Mahfud menegaskan bahwa informasi yang menyebut Veronica bertemu dan menyerahkan data ke presidenlah yang sampah. 

"Oleh sebab itu saya katakan informasinya itu yang sampah, informasi bahwa dia menyerahkan surat ke presiden itu lho yang sampah. Kalau soal dia sebut ada orang nitip surat yang mungkin titipan dia, itu bisa saja iya, tapi kita kan tidak peduli semua surat kan ditampung," kata Mahfud.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas