Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Veronica Koman Laporkan Data Korban Papua ke Jokowi, Kapolda Papua Sebut Fitnah & Beri Tantangan Ini

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw memberikan reaksi pedas atas laporan Veronica Koman soal data korban di Papua.

Veronica Koman Laporkan Data Korban Papua ke Jokowi, Kapolda Papua Sebut Fitnah & Beri Tantangan Ini
Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Gedung IASTH, Kampus UI Salemba, Jakarta, Selasa (12/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw memberikan reaksi pedas atas laporan Veronica Koman soal data korban di Papua.

Seperti yang diberitakan, pengacara hak asasi manusia (HAM) Veronica Koma telah melaporkan data korban Papua kepada Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).

Veronica Koman melaporkan soal 57 tahanan politik serta 243 korban sipil yang tewas di Nduga, Papua, sejak Desember 2018.

Laporan Veronica Koman menimbulkan berbagai reaksi dari berbagai pihak.

 Kapolda Papua Sebut Laporan Veronica Koman Fitnah untuk Cari Makan: Jangan Jual Negara & Bangsa Ini

Pasalnya, data yang dilaporkan Veronica Koman dianggap tidak sesuai.

Bahkan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw membantah tegas laporan Veronica.

Ia menyebut hal tersebut sebagai fitnah.

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw ( KOMPAS.COM / IRSUL PANCA ADITRA)
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw ( KOMPAS.COM / IRSUL PANCA ADITRA) 

Paulus Waterpauw juga menyinggung apa yang dilakukan Veronica Koman ada kepentingan tertentu.

Diungkapkan Paulus, pihaknya telah menangani kasus secara profesional lewat penegakan hukum positif.

"Saya tegas katakan, pernyataan seorang saudara Veronica Koman ada 57 tahanan politik.

HALAMAN 2 ==========>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas