Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Masa Karantina Selesai, WNI di Kapal Diamond Princess Bakal Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Sesuai protokol organisasi kesehatan dunia atau WHO, masa karantina di kapal tersebut berlangsung selama 14 hari sejak 5 Februari 2020 dan berakhir

Masa Karantina Selesai, WNI di Kapal Diamond Princess Bakal Jalani Pemeriksaan Kesehatan
AFP/CHARLY TRIBALLEAU
Penumpang Kapal Pesiar The Diamond Princess masih dikarantina terkait virus corona di dalam kapal yang berlabuh di Terminal Kapal Dermaga Daikoku, Yokohama, Jepang, Jumat (14/2/2020). Total terdapat 78 WNI yang menjadi kru kapal tersebut, dengan 4 diantaranya positif terjangkit virus corona. AFP/CHARLY TRIBALLEAU 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Puluhan warga negara Indonesia yang menjadi kru kapal pesiar Diamond Princess di Jepang bakal menjalani pemeriksaan kesehatan, meski masa karantina terkait virus corona selesai.

Sesuai protokol organisasi kesehatan dunia atau WHO, masa karantina di kapal tersebut berlangsung selama 14 hari sejak 5 Februari 2020 dan berakhir pada Rabu kemarin.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha menuturkan, awak kapal akan diperiksa kondisi kesehatannya setelah seluruh penumpang yang dinyatakan negatif covid-19 meninggalkan kapal.

Baca: Ilmuwan Kebingungan Indonesia Bebas Corona, Terawan: Kami Berutang Pada Tuhan

"Info yang Kemlu dapat, segera setelah penumpang turun, nanti kru akan diperiksa, semuanya akan diperiksa tes kesehatannya. Ada beberapa prioritas yang dilakukan otoritas kesehatan Jepang untuk melakukan tes. Kalau ada yang demam, itu yang diprioritaskan," kata Judha yang ditemui di kawasan Blok M space, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020).

Diketahui dari 78 ABK WNI, 4 diantaranya dinyatakan positif virus corona dan kini dirawat di rumah sakit di Kota Chiba dan Tokyo.

Sementara, 74 lainnya kini masih berada di kapal yang bersandar di Pelabuhan Yokohama itu.

Baca: Indonesia Negatif Virus Corona, Wishnutama Ajak Wisatawan Asing Datang: Please Wisata ke Indonesia

"Tentunya pemerintah selalu memantau situasi yang di sana. KBRI Tokyo selalu memantau kondisi 78 kru. Kemlu melalui KBRI sudah mempunyai grup WhatApps yang selalu memantau situasi dan kondisi," kata Judha.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas