Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 22-24 Februari 2020: Sejumlah Wilayah Berpotensi Terjadi Hujan Lebat

BMKG memperkirakan sejumlah wilayah berpotensi terjadi hujan lebat, sebagian wilayah lain diperkirakan diguyur hujan disertai dengan angin kencang

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 22-24 Februari 2020: Sejumlah Wilayah Berpotensi Terjadi Hujan Lebat
Grafis/Rahmandito Dwiatno
BMKG memperkirakan sejumlah wilayah berpotensi terjadi hujan lebat, sebagian wilayah lain diperkirakan diguyur hujan yang disertai dengan angin kencang, kilat/petir. 

TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 22 hingga 24 Februari 2020.

BMKG memperkirakan sejumlah wilayah berpotensi terjadi hujan lebat, sebagian wilayah lain diperkirakan diguyur hujan yang disertai dengan angin kencang, kilat/petir.

Wilayah Sulawesi Tenggara hingga Maluku berpotensi diguyur hujan lebat periode 22 hingga 24 Februari 2020.

Sebagian wilayah Jawa mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur diperkirakan diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang, kilat/petir.

Sesuai dengan informasi pada laman bmkg.go.id, Deputi Bidang Meteorologi Sabtu, (22/2/2020) menyampaikan adanya massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali di sebagian Sumatera Utara, Riau, dan Kalimantan Utara.

Baca: Cuaca Ekstrim, Komisi X Minta Sekolah Hati-hati Bikin Kegiatan di Luar Ruang

Baca: Peringatan Dini Cuaca Periode 21-23 Februari 2020: Hujan Disertai Angin kencang di Sejumlah Wilayah

Daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di wilayah Kepulauan Babel, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Papua Barat, dan Papua.

Terdapat daerah tekanan rendah di Samudera Hindia Selatan Pulau Sumba dan di Teluk Carpentaria.

Adanya konvergensi yang memanjang dari Laut Jawa bagian timur hingga perairan utara NTT, dari Samudera Hindia selatan NTB hingga perairan selatan Pulau Sumba.

Daerah belokan angin terdapat di Sumatera Selatan, Kalimatan Barat, Kalimantan Tengah,Sulawesi Tengah, Maluku, Perairan Utara Papua.

Low Level Jet dengan kecepatan angin terpantau lebih dari 25 knot di perairan sebelah Selatan Kepulauan Aru, Laut Banda, dan perairan Selatan Papua.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas