Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

DPD RI Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti menekankan pentingnya percepatan pembangunan daerah di seluruh Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in DPD RI Dorong Percepatan Pembangunan Daerah
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), La Nyalla Mahmud Mattalitti. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti menekankan pentingnya percepatan pembangunan daerah di seluruh Indonesia.

Bagi DPD, sudah tepat apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni pembangunan Indonesia harus menggunakan pendekatan Indonesia Sentris.

Artinya membangun secara merata dan bersamaan dari seluruh daerah.

Hal itu dikatakannya dalam pembukaan seminar nasional bertajuk "Penegakan Hukum dalam Kerangka Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Percepatan Pembangunan Daerah," Senin (24/2/2020).

"Karena bagi kami di DPD, wajah Indonesia adalah mozaik dari wajah 34 provinsi yang kami wakili," kata La Nyalla di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca: Sensus Penduduk Online 2020 di Link sensus.bps.go.id, Siapkan NIK dan Nomor KK hingga Unduh Buktinya

La Nyalla mengatakan jika daerah maju maka Indonesia pasti maju pula.

Oleh karena itu, dalam seminar itu ia berharap para narasumber bisa memberikan masukan kepada kepala daerah agar pembangunan bisa berjalan cepat tanpa melanggar aturan hukum.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ini penting, sebab masih ada aparatur pemerintah daerah yang ragu-ragu bahkan takut dalam mengambil kebijakan," ujarnya.

Dalam seminar tersebut turut hadir menjadi narasumber yakni Ketua Komite I DPD RI Agustin Teras Narang, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Ketua KPK Firli Bahuri, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas