Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Korea Selatan Menaruh Minat Pada Ibu Kota Baru Indonesia

Kunjungan Cho Myung-Rae dalam rangka menghadiri peluncuran program pertumbuhan ramah lingkungan dan tujuan global (P4G).

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Korea Selatan Menaruh Minat Pada Ibu Kota Baru Indonesia
Fransiskus Adhiyuda
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/ Kepala Bappenas) Suharso Monoarfa di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Korea Selatan Cho Myung-Rae di Istana Negara, Selasa (25/2/2020).

Kunjungan Cho Myung-Rae dalam rangka menghadiri peluncuran program pertumbuhan ramah lingkungan dan tujuan global (P4G).

Selain itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/ Kepala Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, Cho Myung-Rae menaruh minat pada Ibu Kota baru yang terletak di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Baca: Beragam Profesi di Jepang Terinfeksi Virus Corona, Mulai Dokter, Sopir Taksi Hingga Pramugari

Suharso menyebut, Jokowi menyambut positif hal tersebut lantaran ada peluang untuk kerjasama.

"Kemudian disampaikan Korea Selatan juga berminat di Ibu Kota baru dan bapak Presiden menyambut positif karena itu artinya ada peluang untuk bisa kerjasama," kata Suharso di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Meski begitu, Suharso belum bisa merinci ketertarikan Korea Selatan pada bidang apa.

Namun, Cho Myung-Rae menyampaikan jika Korea Selatan memunyai pengalaman pada bidang Green City, sustainable City, hingga Urban Development.

Rekomendasi Untuk Anda

"Belum menyampaikan itu. Mereka mengatakan punya pengalaman di Green City, pengalaman di Sustainable City. Pak Menteri sendiri itu juga punya pengalaman, latar belakang di bidang Urban Development," jelas Suharso.

Lebih lanjut, Suharso menyebut, Korea Selatan punya pengalaman dalam hal memindahkan pusat pemerintahan.

"Secara detail kami belum bicarakan. Ya, mereka punya pengalaman," terangnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas