Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Imam Nahrawi Diadili

Respons Imam Nahrawi saat Disinggung Soal Permintaan Dana Tambahan Rp 70 Juta

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengaku mengenalkan satu per satu para asisten pribadi di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Respons Imam Nahrawi saat Disinggung Soal Permintaan Dana Tambahan Rp 70 Juta
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus suap penyaluran pembiayaan dana hibah Kemempora kepada KONI Imam Nahrawi menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (14/2/2020). 

"Tidak pernah," jawab Bambang.

"Apakah saudara saksi pernah tahu saya meminta anggaran tambahan operasional pada deputi/eselon lain?" tanya Imam Nahrawi kepada Bambang. "Tidak," jawab Bambang.

Bambang menjelaskan keterangan terkait adanya permintaan penambahan dana operasional tersebut.

"Tadi saya sampaikan di awal, terdakwa memperkenalkan di depan para pejabat, tetapi terdakwa juga mengenalkan Ulum kepada saya secara pribadi. Kalau kapan saya lupa. Tetapi beliau memperkenalkan di depan pejabat betul," ungkap Bambang.

Untuk diketahui, Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi mendakwa mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menerima hadiah berupa uang seluruhnya sejumlah Rp 11,5 Miliar.

Uang puluhan miliar itu diberikan Ending Fuad Hamidy, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Johnny E Awuy, Bendahara Umum KONI untuk mempercepat proses persetujuan dan pencairan Bantuan Dana Hibah yang diajukan oleh KONI Pusat kepada Kemenpora Tahun Kegiatan 2018.

Imam Nahrawi didakwa bersama-sama dengan Miftahul Ulum, selaku Asisten Pribadi MENPORA RI (Penuntutan dilakukan secara terpisah), pada kurun waktu antara bulan Januari 2018 sampai dengan bulan Juni 2018.

Selain itu, Imam Nahrawi didakwa menerima gratifikasi berupa uang sejumlah Rp 8,6 Miliar. Pemberian gratifikasi itu didapat dari sejumlah pihak.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas