Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Penjelasan RSPI soal Foto Ambulans RS Pondok Indah Bawa Pasien Diduga Terjangkit Virus Corona

Menurutnya, pasien tersebut hanya diperiksa dalam kaitannya apakah terjangkit atau tidak terkait virus Corona

Penjelasan RSPI soal Foto Ambulans RS Pondok Indah Bawa Pasien Diduga Terjangkit Virus Corona
MIGUEL MEDINA / AFP
Turis yang memakai masker pelindung, saat berjalan pada 28 Februari 2020, di pusat Milan setelah COVID-19, virus corona baru, menyebar ke Italia. Italia mendesak para wisatawan yang ketakutan oleh virus corona baru pada 28 Februari untuk tidak menjauh, tetapi upaya untuk meyakinkan dunia bahwa mereka mengelola wabah ini dengan baik dibayangi oleh peningkatan tajam dalam jumlah kasus. Sekitar 650 orang telah dinyatakan positif terkena virus di Italia, meskipun hanya 303 yang dianggap sebagai kasus klinis serius, dan kematian mencapai 17 - sejauh ini merupakan yang tertinggi di Eropa - menurut angka terbaru dari badan perlindungan sipil. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Mohammad Syahril meluruskan kabar adanya dua pasien yang diduga terinfeksi virus corona yang dirujuk dari RS Pondok Indah.

Dia menyatakan, informasi tersebut tidak benar.

Baca: RSPI Akui Terima Pasien Diduga Terjangkit Virus Corona: 21 Orang Negatif, 3 Masih Diisolasi

Diketahui, beredar foto yang memperlihatkan dua orang petugas medis yang tengah menggunakan pakaian anti-virus di depan mobil ambulan yang bertuliskan RS Pondok Indah.

Diduga pasien itu merupakan pasien rujukan terkait pemeriksaan Corona.

Menurutnya, pasien tersebut hanya diperiksa dalam kaitannya apakah terjangkit atau tidak terkait virus Corona.

Hasilnya, mereka diketahui dinyatakan negatif terinfeksi virus Corona.

"Itu kan sebulan yang lalu berita itu. Itu diviralkan lagi. Itu sudah basi beritanya," kata Syahril saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Sabtu (29/2/2020).

Syahril menerangkan, pasien tersebut diperiksa karena sakit setelah memiliki riwayat perjalanan ke wilayah pandemik virus Corona.

Mulai dari China, Jepang, Korea hingga ke Jepang dalam 14 hari terakhir.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas