Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Cegah Disinformasi, Ombudsman Minta Pemerintah Terbuka Soal Virus Corona

Ombudsman belum menerima aduan terkait dugaan maladministrasi dalam penanganan virus corona.

Cegah Disinformasi, Ombudsman Minta Pemerintah Terbuka Soal Virus Corona
Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai meminta pemerintah terbuka menginformasikan terkait wabah virus corona.

Hal ini bertujuan agar mencegah adanya disinformasi seputar virus Corvid-19 yang telah masuk ke Indonesia.

"Kita ini kan over information, kebanyakan informasi. Jadi informasi mana yang bisa kita pegang. Mungkin di HP kita masing-masing saja sekarang bersliweran informasi. Oleh karena itu, pemerintah mesti di depan memberikan informasi yang jelas. Kemudian pada informasi yang tepercaya," tutur Amzulian di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Baca: 2 Orang di Indonesia Positif Virus Corona, Begini Cara Penggunaan Masker yang Baik Menurut Dokter

"Sehingga jangan sampai ini yang muncul informasi malah kepanikan. Yang ada itu kan pokoknya kalau Corona mati, padahal apakah begitu? Apakah tidak ada upaya penyembuhan? Apa upaya pemerintah. Mungkin perlu dimunculkan bahwa kalau kena Corona bisa disembuhkan misalnya. Ini menjadi penting," lanjut dia.

Sejauh ini, ungkap Amzulian, Ombudsman belum menerima aduan terkait dugaan maladministrasi dalam penanganan virus corona.

Dia melanjutkan, informasi yang simpang siur bahkan diproduksi oleh pejabat negara.

Kata Amzulian, seorang pejabat menyebut pentingnya menggunakan masker dan sarung tangan, sementara pejabat lainnya menyebut hal sebaliknya. Hal ini, menurutnya yang justru membuat masyarakat panik.

Baca: Kasus Pertama Corona di Indonesia, MUI Ajak Umat Islam Baca Qunut Nazilah dan Rajin Wudu

"Ada yang menyampaikn ada yang pakai masker ada yang tidak pakai masker. Harus pakai sarung tangan atau tidak pakai sarung tangan. Maka orang menyerbu tempat belanja, untuk stok mereka. Ini menurut saya karena informasi. Oleh karena itu pemerintah harus berada dalam garda terdepan dalam soal informasi ini," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, anggota Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih mengatakan, yang terpenting saat ini, pemerintah harus menentukan pihak yang bertanggung jawab dalam penyampaian informasi mengenai virus Corona.

Dengan demikian, hanya ada satu informasi dari pemerintah yang dapat menjadi pegangan masyarakat.

Selain itu, katanya, Kementerian Komunikasi dan IInformasi harus menjalankan fungsinya sebagai sebagai Public Relation (PR) pemerintah dengan menggelar pembekalan informasi secara berkala.

"Saya kira sesuai fungsi Government PR, Kominfo perlu memberikan national briefing. Secara berkala. Walaupun dalam national briefing itu bisa melibatkan Kemkes. Karena bukan sekali informasi lalu selesai," kata Alamsyah.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas