Cegah Virus Corona, Semua Tamu dan Pegawai Istana Presiden Diperiksa Kesehatannya
Pantauan Tribunnews.com sekita pukul 09.00 WIB, suasana kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, terlihat berbeda dari biasanya.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Hasanudin Aco
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selasa (3/3/2020), Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta mulai memperketat pemeriksaan dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19).
Pantauan Tribunnews.com sekita pukul 09.00 WIB, suasana kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, terlihat berbeda dari biasanya.
Pasalnya, terdapaat petugas kesehatan dan Paspampres tampak berjaga dipintu masuk kompleks Istana Kepresidenan.
Mereka tampak memegang Thermometer Gun atau alat pengukur suhu.
Setiap karyawan maupun tamu yang akan memasuki kompleks Istana Kepresidenan Jakarta harus melakukan pengecekan suhu tubuh.
Baca: Soal Virus Corona di Indonesia, Menkominfo Sebut Pemerintah Sudah Lakukan Langkah Tanggap dan Cepat
Baca: 6 Kelompok Orang yang Paling Rentan Tertular Virus Corona, Ini Gejala yang Mungkin Timbul
Selain itu, terdapat sebotol antiseptik beserta tisu basah untuk para tamu yang akan masuk ke dalam Istana Negara.
Tampak sejumlah karyawan maupun tamu tampak mengantri untuk dilakukan pengecekan kesehatan satu-persatu.
Salah satu petugas mengatakan, pengecekan dilakukan mulai hari ini Selasa (3/3/2020).
"Mulai hari ini ada pengecekanan kesehatan," katanya.
Selain itu, dia menyebut orang yang boleh masuk ke dalam kompleks Istana Kepresidenan yakni kondisi suhu tubuh dibawah 37,5 derajat celsius.
"Di atas 37,5 tidak boleh masuk. Langsung kami arahkan ke Klinik," tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan secara resmi adanya dua orang warga negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virud corona (COVID-19).
Presiden menyebut, dua orang tersebut sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.
Diketahui, warga negara Jepang tersebut terdeteksi positif virus corona setelah meninggalkan Indonesia.
"Orang Jepang ke di-indonesia bertamu, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus menghubungkan dengan 2 dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata Jokowi di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (2/3/2020).
"Dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," tambahnya.
Baca tanpa iklan