Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KPK Siapkan Hand Sanitizer di Gedung Merah Putih

Ketua Firli Bahuri menyatakan pihaknya menaruh hand sanitizer di setiap pintu elevator Gedung Merah Putih.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in KPK Siapkan Hand Sanitizer di Gedung Merah Putih
Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Ketua KPK Firli Bahuri saat dijumpai awak media usai acara Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (3/3/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah Kementerian dan Lembaga ramai-ramai berusaha menanggulangi penyebaran virus corona.

Hampir di setiap pintu masuk gedung-gedung penting disematkan thermal scanner atau alat pengecek suhu tubuh.

Tak terkecuali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua Firli Bahuri menyatakan pihaknya menaruh hand sanitizer di setiap pintu elevator Gedung Merah Putih.

"Kita sudah, di kantor kita sudah lakukan upaya preventif, mitigasi supaya tidak tersebar penyakit itu," tutur Firli seusai acara Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Baca: Ombudsman Terima 7 Ribuan Aduan, Paling Banyak Bidang Pertanahan

"Misalnya di lift kita tempatkan tempat untuk cuci tangan dan hand sanitizer sudah disiapkan," imbuh Komisaris Jenderal Polisi itu.

Diberitakan sebelumnya, dua warga Depok yang merupakan seorang ibu (64 tahun) dan anak (31 tahun) telah terkonfirmasi terinveksi virus Corona dan kini dirawat di RSPI Sulianto Saroso.

Pemerintah meminta publik tidak terlalu khawatir dengan kabar adanya pasien pertama virus corona di Indonesia itu.

Baca: UPDATE Kabar Dua Pasien Positif Virus Corona: Kondisinya Bagus

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, publik mestinya tidak perlu khawatir karena penyakit flu yang biasa menjangkiti warga Indonesia justru mempunyai angka kematian lebih tinggi daripada virus Corona.

"Padahal kita punya flu yang biasa terjadi pada kita, batuk pilek itu angka kematiannya lebih tinggi dari yang ini corona tapi kenapa ini bisa hebohnya luar biasa," kata Terawan di Kantor Kemenkes, Senin (2/3/2020).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas