Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Harun Masiku Buron KPK

Haris Azhar Sebut Perlu Ada Sentuhan Tangan Jokowi untuk Temukan Harun Masiku

Menurut dia, harus ada ‘sentuhan tangan’ Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencari dan menemukan Harun Masiku

Haris Azhar Sebut Perlu Ada Sentuhan Tangan Jokowi untuk Temukan Harun Masiku
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Azhar di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (18/2/2020). (KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Haris Azhar, mengatakan harus ada usaha luar biasa untuk mencari politisi PDI Perjuangan Harun Masiku, tersangka kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu anggota DPR Periode 2019-2024.

Menurut dia, harus ada ‘sentuhan tangan’ Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencari dan menemukan Harun Masiku.

Baca: Disebut ICW Tak Serius Tangkap Harun Masiku dan Nurhadi, KPK: Kami Sudah Maksimal

Dia menegaskan, Presiden jangan hanya memberikan keterangan kepada media massa, namun membiarkan KPK berjuang sendiri.

“Harusnya Presiden supaya tidak menjadi konsumsi statement belaka harus memobilisasi sejumlah hal penting, unit penting, alat penting untuk bantu KPK,” kata Haris, dalam diskusi bertajuk ‘Memburu Buron KPK’ di Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020).

Dia mengungkapkan alasan mengapa orang nomor 1 di Indonesia itu harus terlibat mencari Harun.

“Kenapa penting? Karena KPK ditunjuk di SK-nya, Dewas-nya ditunjuk Presiden KPK yang ada hari ini sentuhan tangan Presiden. Kental sekali jangan habis ramai-ramai KPK berbulan-bulan, Presiden membela diri, KPK sekarang begitu kerja menghadapi situasi itu. Tidak mau woro-woro mengambil leadership dan policy,” kata dia.

Dia mencontohkan keberhasilan Presiden Joko Widodo memerintahkan anak buahnya untuk membebaskan sandera dan membawa pulang terpidana kasus korupsi BLBI, Samadiku Hartono, yang sudah melarikan diri selama 13 tahun.

Baca: ICW Nilai KPK Tak Serius Buru Harun Masiku

Dia menilai keberhasilan itu karena Presiden Jokowi memerintahkan alat negara untuk melakukan pencarian.

“Awali dengan lembaga negara. Ketemu buronan BLBI. Membebaskan sandera di tengah laut. Ada banyak cerita sebagai bangsa. Saya membagi tidak hanya skill, tetapi alat, ada leadership dan policy. Saya yakin dicari, tetapi cara mencari harus ada beda. Harus ada effort luar biasa,” kata dia.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas