Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hingga Selasa, Ada Enam Sekolah Internasional di Jakarta Setop Sementara KBM di Kelas

Adapun ACG School diketahui telah menyetop KBM menyusul salah satu guru diduga terjangkit virus corona.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Hingga Selasa, Ada Enam Sekolah Internasional di Jakarta Setop Sementara KBM di Kelas
Shutterstock
Ilustrasi virus corona.(Shutterstock) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah sekolah berkelas internasional di wilayah Jakarta meliburkan kegiatan belajar mengajarnya (KBM).

Hal ini mereka lakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona (COVID-19). Hingga Selasa (10/3), setidaknya ada enam sekolah menghentikan sementara KBM di kelas.

Keenam sekolah itu diantaranya ACG School, Mentari School, Cikal, Beacon Academy, Taipe School, dan teranyar Jakarta Intercultural School (JIS).

Baca: Jokowi Diingatkan Ikuti Tahapan Aturan Pemindahan Ibu Kota Negara

"Ada salah satu sekolah lagi, ada JIS, yang meliburkan anak-anaknya," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2020).

Adapun ACG School diketahui telah menyetop KBM menyusul salah satu guru diduga terjangkit virus corona.

Ia menjelaskan langkah meliburkan sekolah internasional adalah kewenangan mereka masing-masing.

Baca: Dua dari 19 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Pihak Disdik DKI mengaku tak memerintahkan untuk meliburkan sekolah internasional karena pertimbangan kasus suspect virus corona.

Rekomendasi Untuk Anda

"Keputusan untuk libur atau tidak, bukan hanya kebijakannya di kita, seluruhnya instruksinya kan begitu ya," ungkap dia.

Meski begitu Nahdiana mengaku wajar keputusan meliburkan KBM. Terlebih, ada civitas academica yang baru tiba dari luar negeri.

Baca: Kasus Video Sisiw SMK Digerayangi Teman-teman, Menteri PPPA Bintang Puspayoga Geram

Sehingga, guna meminimalisir penularan infeksi virus corona, mereka memutuskan menyetop sementara KBM di kelas, dan menggantinya dengan home learning.

"Ada sekian persen itu warga negara asing. Jadi mereka secara urgent mereka juga memutuskan untuk home learning," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas