Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menko Mahfud: Tidak Mungkin Negara Tarik TNI-Polri dari Papua

Mahfud paling tidak menyetujui jika kehadiran TNI-Polri di suatu wilayah, termasuk di Papua, dipersoalkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Menko Mahfud: Tidak Mungkin Negara Tarik TNI-Polri dari Papua
weau.com
Ilustrasi tentara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut pemerintah tak mungkin menarik aparat dari Papua.

Hal itu dikatakan Mahfud saat membuka rapat koordinasi pengamanan perbatasan negara, di Hotel Pullman, Jakarta Barat.

"Ada yang usul, itu TNI-Polri enggak usah ikut ikut, biar enggak terkesan militeristik. Loh bagaimana saya bilang sebuah negara melarang TNI-Polri masuk menjaga negaranya, enggak mungkin," ujarnya di lokasi, Rabu (11/3/2020).

Baca: Cerita Eks Sesmenpora Alfitra Salamm Mundur karena Dimintai Uang Rp 5 Miliar

Mahfud paling tidak menyetujui jika kehadiran TNI-Polri di suatu wilayah, termasuk di Papua, dipersoalkan.

Menurutnya, kehadiran aparat harus ada di sana dan harus ada koordinasi.

"Kan kalau bahasa bahasa LSM, bahasa gerakan sipil itu selalu TNI-Polri itu yang bikin masalah, harus ditarik di sana, pelanggaran, ya tidak mungkin dong," sambungnya.

Baca: Siswi Korban Pelecehan Sempat Beli Obat dan Mengeluh Badannya Sakit, Minta Videonya untuk Dihapus

TNI-Polri, dikatakan Mahfud, tetap dibutuhkan. Karena jika tidak, wilayah tersebur dipastikan akan hancur.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ditarik sehari saja sudah hancur. Ya harus hadir di situ. Tinggal bagaimana itu lebih manusiawi, lebih ke pendekatan kesejahteraan," pungkas Mahfud.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas