Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Antisipasi Corona, Mendikbud Nadiem Makarim Terbitkan Dua Surat Edaran

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengeluarkan dua surat edaran terkait pencegahan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Antisipasi Corona, Mendikbud Nadiem Makarim Terbitkan Dua Surat Edaran
Tribunnews.com/ Reza Deni
Mendikbud Nadiem Makarim di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengeluarkan dua surat edaran terkait pencegahan dan penanganan virus corona.

Surat edaran tersebut yakni, Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan COVID-19 di lingkungan Kemendikbud dan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada Satuan Pendidikan.

“Saya mengimbau kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah di seluruh Indonesia untuk melakukan langkah-langkah mencegah berkembangnya penyebaran COVID-19 di lingkungan satuan pendidikan," ujar Nadiem melalui keterangan tertulis, Kamis (12/03/2020).

Baca: IGI Ungkap 3 Dosa Besar Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, Layak Direshuffle?

Baca: [POPULER] 5 Menteri yang Layak Diganti versi IPO, dari Yasonna Laoly hingga Nadiem Makarim

Baca: Nadiem Makarim: Orang-orang Tidak Pernah Meragukan Integritas Saya

Mantan CEO Gojek ini mengajak seluruh pihak dari Kemendikbud hingga lingkungan pendidikan untuk bekerjasama agar terhindar dari penyebaran virus ini.

"Kita bergerak bersama untuk bisa lepas dari situasi ini," ucap Nadiem.

Nadiem menyampaikan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 ini adalah panduan dalam menghadapi penyakit tersebut di tingkat satuan pendidikan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Komunikasikan dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan atau Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi setempat untuk mengetahui apakah Dinas Kesehatan telah memiliki semacam rencana atau persiapan dalam menghadapi COVID-19," pungkas Nadiem.

Seperti diketahui, pemerintah kembali mengumumkan tujuh pasien baru yang positif Corona di Indonesia.

Ketujuh pasien tersebut dinyatakan terinfeksi Corona setelah berkunjung ke luar negeri. Dengan bertambahnya pasien baru Corona, maka total yang terinfeksi yakni 34 kasus yang dua diantaranya telah dinyatakan sembuh.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas