Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Radiasi Nuklir

Batan: Proses Pembersihan Zat Radioaktif di Perumahan Batan Indah Sudah Selesai

"Clean up sudah selesai, tinggal remediasi. Remediasi artinya kami kembalikan fungsi tempat itu sesuai awalnya," katanya

Batan: Proses Pembersihan Zat Radioaktif di Perumahan Batan Indah Sudah Selesai
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Bareskrim Polri menggelar konferensi pers bersama dengan Batan dan Bapeten terkait penetapan tersangka kasus penyimpanan zat radioaktif ilegal‎, Jumat (13/3/2020) di lobi Bareskrim, Jakarta Selatan 

Hasilnya, dua warga terbukti terkontaminasi zat radioaktif setelah diperiksa whole-body counting (WBC).

Kontaminasi ini diyakini tidak berdampak biologis karena dosisnya di bawah NDB.

Sekretaris Utama Bapeten, Hendrianto Hadi menduga dua warga terkontaminasi karena makan buah dari pohon di sekitar sumber radiasi.

Beberapa pohon dinyatakan terkontaminasi karena menyerap zat radioaktif melalui akarnya.

Baca: Polisi Belum Mau Ungkap Benda-benda yang Dicurigai Terpapar Radiasi Nuklir di Pamulang

Dari hasil patroli dan pengembangan, Tim Gegana Mabes Polri menemukan ada paparan radioaktif di Blok A, Perumahan Batan Indah. Rumah tersebut milik pegawai Batan, inisial SM.

Karena menyimpan zat radioaktif secara ilegal, SM kini berstatus tersangka dijerat dengan ‎Pasal 42, 43 UU No 10 tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dengan ancaman hukuman dua tahun dan denda Rp 100 juta

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas