Tribun

Kasus Suap di Bekasi

Iwa Karniwa Divonis Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa, Ini Kata KPK

Mantan Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa divonis 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta dalam kasus suap proyek pembangunan proyek Meikarta

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Iwa Karniwa Divonis Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa, Ini Kata KPK
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Terdakwa mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Iwa Karniwa menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (18/3/2020). Dalam sidang putusan tersebut, Majelis Hakim menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada terdakwa Iwa Karniwa serta diwajibkan membayar denda Rp 200 juta dan subsider satu bulan kurungan. Majelis Hakim mengatakan, Iwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus suap perizinan proyek Meikarta. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Rp900 juta kepada Sekda itu terkait Raperda RDTR, pertama Rp100 juta, kemudian Rp300 juta dan Rp500 juta untuk kepentingan pembuatan banner spanduk dalam rangka persiapan Pilgub Jawa Barat 2018.

Penyerahan itu berawal saat pertemuan antara Sekretaris Dinas PUPR Henri Lincoln, Kabid Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi dengan anggota DPRD Kabupaten Bekasi Soleman dan Waras Wasisto di Rest Area Km 38 arah Cikampek pada Juli 2017.

Keempat orang itu membahas langkah penyelesaian Raperda RDTR di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kemudian, Waras menghubungi Iwa Karniwa dan menyampaikan minta bantu untuk menyelesaikan RDTR dan waktu untuk bertemu. Setelah pertemuan, terdakwa Iwa Karniwa menyuruh Waras untuk menyampaikan kepada Henri dan Neneng menyediakan uang Rp1 miliar. Namun dalam permintaan itu, hanya diberikan Rp900 juta secara bertahap.

Untuk dua kali penyerahan, Rp100 juta maupun Rp300 juta itu untuk pembelian banner spanduk dipasang di lima kabupaten Kota, untuk yang Rp500 juta itu pemberiannya cash langsung kepada terdakwa, hanya saja pemberian uang Rp500 juta itu tidak bisa dibuktikan dipersidangan.

Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas