Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Sediakan Jutaan Masker Bedah dan Ribuan Masker N95

Achmad Yurianto mengungkapkan rencana pendistribusian bakal dimulai pada Minggu (22/3/2020) besok.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Pemerintah Sediakan Jutaan Masker Bedah dan Ribuan Masker N95
Tangkap layar akun YouTube KompasTV
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto kembali mengumumkan perkembangan terbaru pasien corona di Indonesia, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah bakal mendistribusikan 12 juta masker bedah dan 81 ribu masker N95 untuk tenaga medis yang menangani pasien corona.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan rencana pendistribusian bakal dimulai pada Minggu (22/3/2020) besok.

"Sejak besok di Kemenkes menyiapkan masker bedah 12 juta dan masker N95 81 ribu," ujar Yurianto di Kantor BNPB, Jln Pramuka Raya, Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Rencananya, stok masker tersebut bakal didistribusikan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) provinsi masing-masing.

Baca: Anggota DPRD Tangsel Kompak Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Hand Sanitizer untuk Warga

Selanjutnya, masker tersebut bakal digunakan oleh tenaga rumah sakit dan Puskesmas.

"Distribusi sistem mendorong Dinkes Provinsi. End user mengajukan melalui Dinas Kesehatan. Masker ini sudah bisa digunakan," tutur Yurianto.

Yurianto juga meminta masyarakat untuk berdiam diri di rumah serta melakukan social distancing.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemerintah juga telah menyediakan call center agar masyarakat bisa berkonsultasi selama social distancing.

"Yakinlah isolasi di rumah tidak memutuskan jejaring kita tentang penyakit ini. Ada call center 119, ada halodoc, sehatpedia dan gojek. Kita menyiapkan banyak ruang konsultasi tentang penyakit ini," pungkas Yurianto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas