Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

AS dan Australia Minta Warganya Segera Pulang dari Indonesia Dinilai Sebagai Hal yang Wajar

Komisi I DPR menilai wajar langkah pemerintah AS dan Australia yang meminta warganya pulang akibat dampak kasus virus corona yang makin meluas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Dewi Agustina
zoom-in AS dan Australia Minta Warganya Segera Pulang dari Indonesia Dinilai Sebagai Hal yang Wajar
Wahyu Aji/Tribunnews.com
Anggota Komisi I DPR RI Willy Aditya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi I DPR menilai wajar langkah pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Australia yang meminta warganya pulang akibat dampak kasus virus corona (Covid-19) yang makin meluas di Indonesia.

Anggota Komisi I DPR fraksi Partai NasDem, Willy Aditya mengatakan hal tersebut merupakan langkah konstitusional kedua negara melindungi warganya.

Menurutnya, semua negara pasti akan melakukan hal yang sama dalam situasi persebaran virus yang belum ditemukan obat dan vaksinnya ini.

"Memanggil kembali warga negara untuk kembali itu biasa dilakukan dalam situasi yang dinilai dapat memunculkan masalah yang lebih pelik. Apalagi dalam situasi pendemi Covid-19 saat ini," katanya kepada wartawan, Minggu (29/3/2020).

Dia menegaskan perlu dibedakan antara langkah antisipatif untuk melindungi warga negara dengan menarik kepercayaan terhadap negara lain.

Permintaan pemulangan ini menurutnya sebagai bentuk melindungi warga negaranya, bukan karena faktor fasilitas atau penanganan Covid-19 di Indonesia.

Baca: Perjalanan KA Jarak Jauh Periode 1 April - 1 Mei 2020 Dibatalkan, Penumpang Bisa Refund 100 Persen

Baca: Ridwan Kamil Larang Mudik Selama Pandemi Corona, Polisi Buru ODP Wara-Wiri

Rekomendasi Untuk Anda

"Pernyataan perwakilan resmi kedua negara AS dan Australia bahwa kantornya beroperasi tetap menjalankan misinya adalah penegasan bahwa langkah yang diambil saat ini adalah langkah antisipatif. Langkah biasa saja dan kita harus menghormati itu," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas