Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soal Corona, Anggota DPR Habiburokhman Samakan Pembebasan Koruptor seperti Selamatkan Korban Tsunami

Rencana Menteri Hukum, dan Keamanan Yasonna Laoly membebaskan narapidana koruptor karena wabah Virus Corona (Covid-19) menghebohkan publik.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Atri Wahyu Mukti
zoom-in Soal Corona, Anggota DPR Habiburokhman Samakan Pembebasan Koruptor seperti Selamatkan Korban Tsunami
Reza Deni/Tribunnews.com
Anggota Komisi Tiga DPR RI Habiburokhman. 

TRIBUNNEWS.COM - Rencana Menteri Hukum, dan Keamanan Yasonna Laoly membebaskan narapidana koruptor karena wabah Virus Corona (Covid-19) menghebohkan publik.

Banyak suara yang memprotes kebijakan tersebut, namun ada juga yang menyetujui usulan Yasonna.

Anggota Komisi Tiga DPR RI Habiburokhman adalah satu di antara orang yang menyatakan setuju atas usulan pembebasan koruptor demi mencegah penyebaran Covid-19.

Menkumham Yasonna Laoly jalani teleconference, Selasa (24/3/2020)
Menkumham Yasonna Laoly jalani teleconference, Selasa (24/3/2020) (Instagram/@yasonna.laoly)

 

Dikutip dari YouTube kompastv, Sabtu (4/4/2020), awalnya Habiburokhman menjelaskan bahwa tidak ada pemanfaatan situasi wabah Covid-19 untuk membebaskan koruptor.

"Menurut saya tidak pas kalau dikatakan ada pemanfaatan situasi pandemi ini untuk membebaskan koruptor," katanya.

Menurut Habiburokhman kebijakan membebaskan narapidana tidak mengacu pada latar belakang kejahatan mereka.

"Kenapa? Itu kebijakan yang bersifat umum, tidak pandang tindak pidananya apa, tapi berlaku bagi semua narapidana mau korupsi, tindak pidana penyebaran kebencian misalnya, kemudian terorisme, dan lain sebagainya," paparnya.

"Karena pendekatannya adalah mengantisipasi Covid-19 harus diperlakukan sama," sambung Habiburokhman.

Rekomendasi Untuk Anda

Politisi Partai Gerindra tersebut juga mengibaratkan para koruptor yang dibebaskan karena Covid-19, layaknya menyelamatkan korban tsunami.

"Coba Anda bandingkan ketika tsunami terjadi 2004, atau kebakaran, yang diselamatkan ya orang yang ada di situ," kata Habiburokhman.

>>> Halaman selanjutnya

Sumber: TribunWow.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas