Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pasien Membludak, Rumah Sakit Rujukan Corona di Jakarta Perluas Kapasitas Ruang ICU

Untuk mengatasi lonjakan jumlah kasus dengan kategori berat, rumah sakit rujukan bakal menambah jumlah tempat tidur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Pasien Membludak, Rumah Sakit Rujukan Corona di Jakarta Perluas Kapasitas Ruang ICU
Tribunnews/JEPRIMA
RSUP Persahabatan di Jakarta Timur, sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanganan penyakit virus Corona (Covid-19). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rumah sakit rujukan untuk pasien corona di Jakarta bakal meningkatkan kapasitas ruangan intensive care unit (ICU).

Direktur RS Persahabatan Dr Rita Rogayah mengungkapkan kebutuhan ruangan ICU diperuntukan untuk pasien-pasien dengan gejala berat.

"Untuk kasus yang berat ini pasti membutuhkan ICU. Nah di sinilah tempatnya kami semua rumah sakit di Jakarta akan memperluas kapasitas untuk kasus-kasus ICU," ucap Rita di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Rita mengatakan untuk mengatasi lonjakan jumlah kasus dengan kategori berat, rumah sakit rujukan bakal menambah jumlah tempat tidur.

Baca: Polisi: Penerapan PSBB Tidak Beda Jauh dengan Physical Distancing

RS Persahabatan bakal meningkatkan kapasitas tempat tidurnya menjadi 16 buah. Meski begitu, rumah sakit rujukan lain di Jakarta bakal meningkatkan kapasitas di ruangan ICU.

Baca: Penjelasan Lengkap Gubernur Anies Tentang PSBB Jakarta, Berlaku Mulai Jumat, 10 April

"Tapi kami akan didukung rumah sakit lain di DKI Jakarta. Kami akan tingkatkan kapasitas ICU bisa lebih dari 100 tempat tidur," ungkap Rita.

Baca: Anies Masih Izinkan Ojol Angkut Penumpang Selama Pelaksanaan PSBB

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti diketahui, berdasarkan situs resmi corona.jakarta.go.id kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 1.443 orang.

Jumlah kasus meninggal akibat corona bertambah 8 menjadi 141 jiwa. Sementara di data sebelumnya ada 133 orang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas