Ketua dan Komisioner KPU RI Jadi Saksi Kasus Suap PAW Anggota DPR RI
Selain Arief Budiman, rencananya, komisioner KPU RI, Hasyim Asyari dan Ketua KPU Sumatera Selatan Kelly Mariana, dijadwalkan sebagai saksi
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman memberikan keterangan sebagai saksi di kasus suap permohonan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024 yang menjerat anggota PDI Perjuangan, Saeful Bahri.
Arief Budiman memberikan keterangan melalui telekonferensi.
Baca: Sekjen PDIP Dicecar Jaksa KPK Soal Keterkaitannya Dengan Suap Anggota KPU Wahyu Setiawan
Sementara, Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi, majelis hakim, dan penasihat hukum Saeful Bahri berada di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (20/4/2020).
"Beliau (Arief Budiman-red) online," kata JPU pada KPK, Takdir, saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2020).
Selain Arief Budiman, rencananya, komisioner KPU RI, Hasyim Asyari dan Ketua KPU Sumatera Selatan Kelly Mariana, dijadwalkan sebagai saksi.
"Benar (Hasyim Asyari,-red) plus Kelly Mariana (Ketua KPU Sumatera Selatan,-red)" tambahnya.
Untuk diketahui, Saeful Bahri, anggota PDI Perjuangan, didakwa menyuap mantan Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan secara bertahap sejumlah SGD19 Ribu dan SGD38,3 Ribu yang seluruhnya setara jumlah Rp600 Juta.
"Telah melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga dipandang sebagai perbuatan berlanjut, memberi atau menjanjikan sesuatu yaitu Terdakwa telah memberi uang secara bertahap sejumlah SGD 19 ribu, dan SGD38,3 ribu yang seluruhnya setara Rp600 juta kepada Pegawai Negeri atau Penyelenggara Negara yaitu Wahyu Setiawan," kata JPU pada KPK saat membacakan surat dakwaan.
Baca: Amien Rais dan Din Syamsudin Gugat Perppu Virus Corona ke MK, Mahfud MD: Tidak Ada yang Melarang
JPU pada KPK mengungkapkan uang diterima Wahyu melalui Agustiani Tio Fridelina, orang kepercayaannya, yang pernah menjadi anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI.
Upaya memberikan uang itu dengan maksud agar Wahyu Setiawan mengupayakan KPU RI menyetujui permohonan Penggantian Antar Waktu (PAW) Partai PDI Perjuangan (PDIP) dari Riezky Aprilia sebagai anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan 1 (Sumsel 1) kepada Harun Masiku.