Tribun

Ramadan 2020

Pesan Ramadan Jokowi: Momen Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19, Resapi Makna Sejati Ibadah Puasa

Jokowi mengajak agar masyarakat menggunakan momen Ramadhan ini sebagai momen memperkuat diri dan juga untuk memutus mata rantai penularan covid-19.

Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Pesan Ramadan Jokowi: Momen Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19, Resapi Makna Sejati Ibadah Puasa
Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat melalui telekonference, Jumat (3/4/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak agar masyarakat memanfaatkan momen Ramadhan ini sebagai momen memperkuat diri dan juga untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Meski dihadapkan dengan situasi pandemi virus corona, Jokowi mengajak masyarakat agar menyambut bulan Ramadhan dengan penuh rasa syukur.

“Saya mengajak kita semua menyambut Ramadhan dengan penuh rasa syukur. Walaupun kita sedang menghadapi tantangan yang tidak ringan,” tutur Jokowi melalui Youtube Sektretariat Presiden, Kamis (23/4/2020) malam.

Suasana Ramadhan saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena masih adanya pandemi virus corona yang membahayakan nyawa.

Meski suasana di masjid menjadi lebih sepi, namun hal itu harus bisa diresapi dengan mengambil makna sejati dari ibadah puasa yang dijalani.

“Tidak ada kesemarakan di jalanan, ruang masjid pun berada dalam keheningan, suasana baru akan kita rasakan, meresapi makna sejati ibadah puasa yang kita jalankan,” kata Presiden.

Baca: Jokowi Sebut Mudik Berbeda dengan Pulang Kampung, Ini Kata Sosiolog

Baca: Ketika Prabowo Subianto Bersumpah Saksikan Sendiri Perjuangan Jokowi Demi Kepentingan Rakyat

Baca: Dituduh Sembunyikan Data Corona, Jokowi Buka-bukaan ke Najwa Shihab soal Sumber Data

Jokowi mengajak agar masyarakat dapat menggunakan momen Ramadhan ini sebagai momen memperkuat diri dan juga untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Mari kita sambut Ramadhan yang barokah sebagai momen untuk memutus rantai penularan wabah demi keselamatan diri, sanak saudara dan seluruh bangsa,” lanjutnya.

Presiden juga berharap agar masyarakat diberikan kekuatan untuk menghadapi situasi saat ini.

“Semoga Allah SWT meridai langkah kita, memberi kekuatan dalam menghadapi cobaan dan memberkahi bangsa Indonesia,” harap Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi melalui akun Instagram serta Twitternya juga mengucapkan kepada masyarakat selamat menjalankan ibadah puasa.

Presiden berharap agar masyarakat melaksanakan ibadah dari rumah sebagai ikhtiar untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Pandemi global Covid-19 masih berlangsung saat bulan Ramadhan datang."
"Maka, sembari menjalankan ibadah puasa, mari tetap berikhtiar untuk memutus rantai penyebaran virus global ini dengan hidup sehat, beribadah di rumah, menjaga jarak dengan orang lain, dan berdoa agar pandemi ini segera berlalu."

"Selamat menjalankan ibadah puasa. Marhaban yaa Ramadhan."

Baca: Larangan Mudik Berlaku, Tahun Ini Bandara Soekarno-Hatta Tidak Melayani Angkutan Lebaran

Baca: Mulai 24 April, Kemenhub Hentikan Operasional Kapal Penumpang untuk Angkutan Mudik

Baca: Maskapai Refund Tiket dengan Voucher, Kemenhub Bakal Bahas Aturannya

Ibadah Puasa Ramadhan 1441 Hijriyah/2020 telah ditatapkan dimulai pada Jumat (24/4/2020).

Penetapan tersebut dilakukan oleh Kementerian Agama melalui sidang isbat dengan melihat kemunculan hilal di wilayah Indonesia.

Pada Ramadhan tahun ini, pemerintah melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halaman ketika lebaran.

Sebagai tindak lanjutnya, Kementerian Perhubungan akan membatasi akses jalan tol mulai Jumat (24/4/2020).

Akses jalan tol hanya untuk kebutuhan suplai logistik, kesehatan, dan perbankan.

Hal itu agar penularan virus corona tak menyebar lebih luas ke wilayah di daerah.

(Tribunnews.com/Tio)

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas