Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gencar Kritik Pemerintah, Refly Harun Justru Mengaku Benci Diadu, Ungkit Momen Debat di Acara Rosi

Meskipun sering mengkritisi kebijakan pemerintah, Refly Harun mengatakan ia tidak senang apabila dirinya diadu dengan pihak pemerintah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rekarinta Vintoko
zoom-in Gencar Kritik Pemerintah, Refly Harun Justru Mengaku Benci Diadu, Ungkit Momen Debat di Acara Rosi
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun dalam diskusi Menakar Kapasitas Pembuktian MK, di Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Nama Refly Harun telah dikenal oleh publik sebagai sosok yang gencar mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah.

Namun di balik sifat kritisnya, pria yang merupakan ahli hukum tata negara itu justru mengaku benci apabila diadu dengan pemerintah.

Menurutnya ia adalah orang yang netral, dan hanya menyampaikan apa yang seharusnya.

Dikutip dari YouTube Refly Harun, Selasa (28/4/2020), awalnya Refly menyinggung soal pernyataan dari warganet.

Pernyataan tersebut beirisi sindiran kepada Refly yang dianggap sudah dapat gaji dari pemerintah, namun masih mengkritisi pemerintah.

"Tapi begini yang menariknya, ada yang mengatakan Pak Refly menjadi Komisaris Utama, sebelumnya saya menjadi Komisaris Utama di Jasa Marga dari tanggal 18 Maret 2015 sampai 5 September 2018," kata Refly.

"Kemudian tadi di Pelindo I, 7 September 2018 sampai 20 April 2020, kok masih kritis dengan pemerintah."

Rekomendasi Untuk Anda

"Tadi ada yang nanya, makan dari pemerintah kok kritis dengan pemerintah?" lanjutnya.

Refly menganggap sindiran tersebut terjadi karena pandangan yang berbeda soal status Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Nah ini masalah paradigma yang ingin saya share, agar kita sama-sama memiliki horizon yang luas di BUMN," katanya.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Sumber: TribunWow.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas