Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pernyataan Jokowi Terbaru soal Corona: Target Kurva Turun Mei hingga Berdamai dengan Covid-19

Jokowi memberikan tanggapan tentang sejumlah hal mulai dari target penurunan kasus Corona hingga tanggapan soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB

Pernyataan Jokowi Terbaru soal Corona: Target Kurva Turun Mei hingga Berdamai dengan Covid-19
Capture Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2020 melalui siaran video conference, Kamis (30/4/2020). 

Masih dalam kesempatan yang sama, Jokowi mengatakan Indonesia beruntung karena sejak awal pemerintah memilih kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, bukan karantina wilayah atau lockdown.

Seperti diketahui, PSBB adalah pembatasan kegiatan di tempat umum atau di fasilitas umum dalam bentuk pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak antarorang.

"Artinya, dengan PSBB masyarakat masih bisa beraktivitas, tetapi memang dibatasi. Masyarakat juga harus sadar membatasi diri, tidak boleh berkumpul dalam skala besar," imbuhnya.

"Saya melihat di beberapa daerah dari informasi yang saya terima, jalannya sepi tetapi di kampungnya masih berkerumun ramai, di kampungnya masih banyak yang bergerombol ramai. Padahal interaksi fisik itu harus dikurangi, harus jaga jarak, harus bermasker, harus sering cuci tangan sehabis kegiatan," lanjutnya.

Sejumlah pengemudi taksi menunggu penumpang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (5/5/2020). Di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi virus corona (Covid-19), para pengemudi taksi itu mengaku sulit mencari penumpang. Tribunnews/Irwan Rismawan
Sejumlah pengemudi taksi menunggu penumpang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (5/5/2020). Di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi virus corona (Covid-19), para pengemudi taksi itu mengaku sulit mencari penumpang. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Upaya tersebut harus terus dilakukan untuk menghambat penyebaran Covid-19.

Tetapi, Kepala Negara juga ingin agar roda perekonomian tetap berjalan.

Baca: 3 Aksi Mengharukan Pilot di Tengah Pandemi Corona, Termasuk Tuliskan Pesan di Udara

Untuk itu, masyarakat masih bisa beraktivitas secara terbatas, tetapi harus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Sekali lagi ingin saya tegaskan, yang utama adalah ikuti dengan disiplin protokol kesehatan. Silakan beraktivitas secara terbatas, tetapi sekali lagi ikuti protokol kesehatan. Semua ini membutuhkan kedisiplinan kita semuanya, kedisiplinan warga, serta peran aparat yang bekerja secara tepat dan terukur," tandasnya.

(Tribunnews.com/Taufik Ismail/Fransiskus Adhiyuda Prasetia)

Penulis: Daryono
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas