Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2020

Sikap Profesionalisme Aparat Kunci Penerapan Aturan Larangan Mudik

Langkah tegas Polri bersama Kemenhub, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan aparat terkait lainnya patut diapresiasi.

Sikap Profesionalisme Aparat Kunci Penerapan Aturan Larangan Mudik
(Dok. Polres Cilegon/ kompas.com)
Petugas di Cek Poin Pelabuhan Merak menggagalkan aksi mudik sepasang suami istri yang menyembunyikan mobil pribadinya di atas truk, Minggu (3/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Upaya aparat terkait melarang mudik tetap ketat diapresiasi oleh berbagai kalangan.

Koordinator Nasional Jaringan Islam Kebangsaan Irfaan Sanoesi mengatakan langkah tegas Polri bersama Kemenhub, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan aparat terkait lainnya patut diapresiasi.

Menurut dia, upaya aparat yang tegas tapi tetap mengedapankan aspek humanis.

Baca: Mendekati Lebaran, Korlantas Polri Perkuat Pasukan di Pos Penyekatan Larangan Mudik

“Dalam berbagai kesempatan kita melihat Kepala Korlantas Polri Irjen Polisi Istiono selalu menekankan anggota kepolisian tidak menilang di jalan bagi yang mencoba mudik, putar arah atau memutar balik kembali merupakan sanksi yang harus ditanggung yang memaksa mudik di tengah," ujar Irfaan, saat dihubungi, Selasa (12/5/2020).

Baca: Usman Pasrah Diamankan Polisi: Pulang Kampung dengan Mudik Beda

Dia menjelaskan Polri bekerja secara sinergis dengan TNI, Kemenhub, Dishub (Dinas Perhubungan) dan aparat terkait lainnya terlihat profesional dan tegas melarang mudik.

"Selain itu, mereka selalu mengutamakan cara yang humanis dalam melarang warga mudik. Puluhan ribu kendaraan disuruh memutar balik kembali ke tempat masing-masing tanpa menimbulkan keributan,” tuturnya.

Dia menambahkan, semua masyarakat harus menahan tradisi mudik untuk tahun ini. Menyelamatkan kemanusiaan mesti diprioritaskan di atas ritual silaturahmi tahunan. Silaturahmi bisa dialihkan ke dalam jaringan (daring) atau online.

“Meski berbeda rasa saat bersilaturahmi dengan online, tapi tidak mudik itu sebuah kemaslahatan yang sangat bermanfaat bagi kemanusiaan,” sambung Irfaan.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Aliansi Mahasiswa Millenial Indonesia (AMMI) Nurkhasanah. Dia menilai langkah Polri dalam mengawasi arus kendaraan dan mencegah mudik sangatlah humanis. Tanpa menyebabkan riak-riak kericuhan, Aparat mampu menahan laju mudik di tengah pendemi.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas