Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ungkap Kebingungan Soal Data Covid-19, Gubernur DKI Anies Baswedan Minta Kemenkes Transparan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta Kementerian Kesehatan RI untuk ltransparan terkait data kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ungkap Kebingungan Soal Data Covid-19, Gubernur DKI Anies Baswedan Minta Kemenkes Transparan
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta Kementerian Kesehatan RI untuk transparan terkait data kasus pasien positif Covid-19.

Anies Baswedan memprediksi jumlah kasus Covid-19 di DKI Jakarta lebih besar dibanding yang disampaikan oleh pemerintah.

Anies juga menyoroti banyaknya warga di DKI yang meninggal saat pandemi Covid-19.

Mengenai hal ini, Anies Baswedan meminta Kemenkes untuk transparan.

Hal itu disampaikannya dalam wawancara bersama media Australia The Sydney Morning Herald dan The Age.

Diungkapkan Anies, transparansi data sangatlah penting.

 Anies Baswedan Perkirakan Kasus Corona di DKI Capai 40 Ribu, Hotman Paris Gemetar: Mana yang Benar?

 Dikritik Soal Bansos DKI, Anies Baswedan Akui Penyalurannya Memang Tak Sempurna, Ini Penyebabnya

Ilustrasi Virus Corona dan Jenazah Pasien Covid-19.
Ilustrasi Virus Corona dan Jenazah Pasien Covid-19. (Kolase TribunNewsmaker - Freepik dan Kompas.com/ Garry Lotulung)

Masyarakat bisa lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19.

Rekomendasi Untuk Anda

Masyarakat juga bisa lebih disiplin dan mematuhi aturan pemerintah.

Namun, diungkapkan Anies, sejak awal Kemenkes tidak pernah transparan dalam membeberkan data pasien positif Covid-19.

Menurutnya, Kemenkes tidak ingin membuat masyarakat panik.

HALAMAN SELANJUTNYA =======>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas