Tribun

Virus Corona

Perhatian, Ojol dan Ojek Pangkalan Belum Boleh Angkut Penumpang

Ada banyak hal yang diatur dalam Kepmendagri itu. Salah satunya protokol transportasi publik.

Editor: Choirul Arifin
Perhatian, Ojol dan Ojek Pangkalan Belum Boleh Angkut Penumpang
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Pengendara ojek online membawa makanan pesan antar keluar dari Mal Festival Citylink yang masih tutup Jalan Peta, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/5/2020). 

Kemudian kemampuan daerah dalam penanganan kesehatan masyarakat diukur dari
ketersediaan pelindung komunitas masyarakat, ketersediaan pelindung tenaga medis,
sarana dan prasarana medis lainnya, serta perlengkapan pasca-meninggal.

Suatu daerah dinilai memiliki respons tinggi jika meraih skor 850-1.000. Peraih skor 500-
850 menyandang status respons sedang. Sementara daerah yang mengumpulkan skor kurang dari 500 dicap sebagai daerah yang punya respons rendah.

Indikator ketiga adalah kemampuan pemda menelusuri kontak pasien, ODP, dan PDP
corona.

Empat kriteria yang disyaratkan adalah identifikasi orang yang memiliki kontak
dekat dengan orang terindikasi corona, data orang terinfeksi corona, pengujian terhadap
orang yang memiliki kontak dengan corona, dan penerapan serta pengawasan social
distancing.

Daerah dianggap punya kemampuan tinggi menghadapi corona jika meraih skor 400.

Peraih skor 300-375 dimasukkan dalam kategori respons sedang. Sementara sisanya
dianggap memiliki respons rendah.

"Pemerintah daerah harus melakukan evaluasi epidemologis ini secara rutin, minimal 14 (empat belas) hari sekali, untuk menentukan penerapan masyarakat produktif dan aman Covid-19," tulis kepmendagri.(tribun network/lrs/dod)

Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas