Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Politikus Golkar Tanggapi Wacana Perombakan Kabinet Jokowi

Isu reshuffle (perombakan) kabinet terus menguat dan bergulir di tengah usaha pemerintah menangani pandemi Covid-19.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Politikus Golkar Tanggapi Wacana Perombakan Kabinet Jokowi
INSTAGRAM/pramonoanungw
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat dengan sejumlah menteri lewat konferensi video, Senin (16/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isu reshuffle (perombakan) kabinet terus menguat dan bergulir di tengah usaha pemerintah menangani pandemi Covid-19

Terkait isu itu, politikus Golkar Supriansa mengatakan urusan reshuffle kabinet adalah hak Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

Menurutnya apabila presiden melihat ada menteri yang memang tak bisa bekerja maksimal tentu untuk apa dipertahankan. 

"Jika presiden melihat ada menterinya yang tidak bisa bekerja maksimal ya buat apa dipertahankan. Tugas Menteri adalah menjadi tangan kanan presiden dalam menjalankan program kerja pemerintahan," ujar Supriansa, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (4/6/2020). 

Anggota Komisi III DPR RI tersebut menambahkan jika presiden tetap mempertahankan menteri yang tak bekerja maksimal yang rugi adalah masyarakat. 

Pasalnya, masyarakat membutuhkan pelayanan dan sentuhan dari pemerintah di semua sektor. 

Terutama, kata dia, saat ini mereka sedang menghadapi pandemi Covid-19. Tentu akan dibutuhkan gerak cepat seorang menteri di bidangnya masing-masing. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau ada yang lambat bekerja ya digeser atau di-reshuffle saja, karena penyakit dan kematian tidak bisa diatur waktunnya. Jadi menteri harus gesit mengikuti dan menjalankan intruksi presiden sampai ke masyarakat," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas