Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fraksi PAN DPR RI: Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sebesar 4,5 Hingga 5 Persen Tak Realistis

PAN DPR RI menilai asumsi makro yang diajukan pemerintah yakni sebesar 4,5 hingga 5 persen terlalu optimistis bahkan cenderung tidak realistis.

Fraksi PAN DPR RI: Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sebesar 4,5 Hingga 5 Persen Tak Realistis
Tribunnews/JEPRIMA
Ilustrasi 

"Dengan demikian, masyarakat memiliki daya beli untuk menggerakkan roda ekonomi daerahnya," kata anggota Komisi XI DPR RI tersebut.

Inflasi 2-4 Persen

Terkait perkiraan inflasi yang disampaikan pemerintah pada tahun 2021, yakni sebesar 2-4 persen, Jon berpendapat, angka tersebut cukup realistis mengingat adanya tekanan konsumsi masyarakat dewasa ini.

"Namun demikian, Fraksi PAN tetap meminta pemerintah dan Bank Indonesia (BI) selalu siaga agar tingkat inflasi yang rendah ini bisa terjaga dengan baik, antara lain dengan memastikan tersedianya pasokan pangan bagi masyarakat." tuturnya.

Sebagaimana diserukan oleh Fraksi PAN dalam berbagai kesempatan, lanjut Jon, kedaulatan pangan adalah hal yang tidak dapat ditawar lagi.

"Sehingga ketersediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan domestik harus tetap terjaga, terutama di era Covid-19 sekaligus untuk mengantisipasi datangnya kemarau panjang dalam beberapa waktu ke depan. Apalagi sejumlah negara pengekspor pangan membatasi ekspornya dalam rangka memenuhi kebutuhan dalam negeri mereka," ujarnya.

Tingkat Suku Bunga SBN 10 Tahun

Dalam kerangka ekonomi makro 2021, pemerintah mematok tingkat Suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,67-9,56 persen.

Menurut Jon, hal itu pada dasarnya mencerminkan kondisi pasar obligasi secara umum.

"Namun demikian, Fraksi PAN memberikan catatan, pemulihan ekonomi harus didasarkan pada iklim suku bunga yang rendah, sehingga tingkat konsumsi masyarakat bergairah, di samping beban bunga pemerintah juga semakin ringan," ujarnya.

Oleh karena itu, Jon mengatakan Fraksi PAN mendorong pemerintah agar mengupayakan penurunan biaya SBN di masa mendatang.

"Apalagi diketahui sejumlah BUMN memperoleh pinjaman dengan tingkat bunga yang lebih murah," ujarnya.

Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas