Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Rumuskan Kebijakan Pembelajaran di Pesantren, Kemenag Utamakan Kesehatan Santri

Bagi pesantren yang belum memulangkan santrinya, Kamaruddin meminta protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat

Rumuskan Kebijakan Pembelajaran di Pesantren, Kemenag Utamakan Kesehatan Santri
Istimewa/TribunJatim.com
Pelaksanaan rapid test di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Magetan oleh tim tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim Rabu (22/4/2020). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama bakal segera mengumumkan kebijakan pembelajaran di lingkungan pondok pesantren di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Plt Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengatakan, faktor kesehatan menjadi pertimbangan yang utama dalam merumuskan kebijakan tersebut.

Baca: Arab Saudi Longgarkan Lockdown, Kasus Kematian Akibat Corona Langsung Tembus 1.000

"Nanti secara khusus akan disampaikan oleh Menteri Agama dalam 1,2 hari ke depan ya. Mungkin tidak persis sama tetapi kira-kira intinya kurang lebih sama ingin menjaga atau mengutamakan kesehatan dan keamanan para siswa," ujar Kamaruddin saat konferensi pers secara daring, Senin (15/6/2020).

Sementara itu, bagi pesantren yang belum memulangkan santrinya, Kamaruddin meminta protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan pesantren.

Baca: Update Corona Global 16 Juni 2020: Total Kasus 8,1 Juta, Ini 40 Negara dengan Jumlah Kasus Terbanyak

"Kami mengimbau kepada penyelenggara pendidikan pesantren kepada santri-santrinya juga, agar terus mengutamakan keselamatan dan kesehatan dengan menjaga protokol Covid-19 serta menjaga kebersihan dan membiasakan hidup sehat," ucap Kamaruddin.

Seperti diketahui, kebijakan pembelajaran di lingkungan pondok pesantren akan segera diumumkan oleh Menteri Agama Fachrul Razi dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas