Tribun

Ngaku Loyal ke Jokowi, Erick Thohir: Saya Tidak Takut Diancam-ancam

Sejak dipercaya memimpin Kementerian BUMN, Erick juga terus bergerak dan melakukan langkah strategis di tubuh kementeriannya.

Editor: Hasanudin Aco
Ngaku Loyal ke Jokowi, Erick Thohir: Saya Tidak Takut Diancam-ancam
Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMA
Erick Thohir Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).(Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMA). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir mengaku kerap berkonsultasi dengan kementerian terkait saat memilih jajaran direksi di perusahaan pelat merah.

Erick pun mencontohkan, dalam memilih direksi BUMN Karya, dia harus berkonsultasi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

“Kita melibatkan menteri terkait (dalam pemilihan direksi BUMN), karena tidak mungkin (direksi) BUMN Karya tidak punya hubungan baik dengan Menteri PUPR,” ujar Erick dalam acara Ngopi Yuk, Kamis (18/6/2020).

Selanjutnya, dalam pemilihan direksi BUMN Erick juga mendengar masukan dari pihak swasta.

“Saya mendengar pasar. Kalau membangun ekosistem baik ya harus diterima pasar,” kata Erick.

Mantan bos Inter Milan itu pun mengaku tak takut jika mendapat ancaman dalam pemilihan atau pencopotan direksi BUMN.

“Saya tidak takut diancam-ancam karena loyalitas saya jelas ke Presiden. Kedua, kita membangun sistem transparan untuk kita bisa 5 tahun lagi BUMN berubah,” ucap dia.

Rumor Tak Sedap

Sebelumnya diberitakan, Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade angkat bicara terkait kritikan Sekjen PENA 98 Adian Napitupulu terhadap Menteri BUMN, Erick Thohir karena utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Selain itu, Andre menduga kritikan Adian dengan persoalan jatah kursi Komisaris BUMN.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas