Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lomba Inovasi Daerah New Normal Kemendagri Menuai Apresiasi

Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menuai apresiasi publik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Lomba Inovasi Daerah New Normal Kemendagri Menuai Apresiasi
Istimewa
Mendagri Tito Karnavian 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menuai apresiasi publik.

Sekretaris Eksekutif Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW) Varhan Abdul Aziz mengemukakan, lomba ini bertujuan ingin menstimulus kepala daerah agar kreatif, inovatif, serta mengutamakan keselamatan warganya dalam upaya pemulihan ekonomi secara bersamaan.

“IBSW mengapresiasi lomba ini karena tujuannya jelas menstimulus kepala daerah kreatif dan inovatif dengan tetap mengutamakan keselamatan warganya,” ujar Varhan, dalam keterangannya, Selasa (23/6/2020).

“Dari juara lomba, diharapkan daerah-daerah lain dapat mengadopsi langkah-langkah dari role model kota new normal tersebut,” sambung Varhan.

Baca: Kemendagri dan Komisi II DPR RI Setujui PKPU Pilkada Serentak 2020

"Bagi para pemenang akan terpacu untuk menjaga kondisi tatanan normal baru seperti yang dipaparkan pada video ini namun untuk yg belum menang juga terpacu untuk memperbaikinya,"
lanjutnya.

Selain itu, apresiasi juga datang dari Jaringan Islam Kebangsaan (JIK).

Koordinator nasional JIK, Irfaan Sanoesi mengatakan, sebelumnya segelintir pihak ada yang salah paham perihal lomba Kemendagri.

Rekomendasi Untuk Anda

Padahal poin utama lomba ini adalah mencari kota percontohan untuk terciptanya gerakan Nasional kebersamaan menuju adaptasi tatanan hidup baru.

Baca: Hadiri Acara HUT Kota Jakarta, Plt Sekjen Kemendagri Apresiasi Pemprov DKI Tanggulangi Covid-19

“Mengetahui maksud perkataan seseorang maupun institusi, mesti dilihat secara objektif, menyeluruh (komprehensif), dan teliti. Jika dibaca secara parsial, maka akan terjadi kesalahpahaman yang mendasar,” terang Irfaan.

“Apalagi jika ada orang atau kelompok yang sengaja menciptakan kesalahpaham (misleading/misunderstanding), perlu kecermatan mata dan kejernihan hati,” lanjut Irfaan.

Lomba tatanan adaptasi baru Kemendagri ini meliputi tujuh sektor kehidupan, yaitu pasar tradisional, pasar modern, hotel, restoran, tempat wisata, transportasi umum, tempat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Irfaan menilai bahwa sayembara ini berkat kecerdikan Mendagri Tito Karnavian.

Baca: Kemendagri Umumkan Pemenang Lomba Video Inovasi Daerah Dalam Tatanan Normal Baru

Dana insentif daerah memang disediakan oleh Kemenkeu guna membantu stimulus ekonomi setiap tahun.

Namun dana insentif tersebut dimodifikasi oleh Tito Karnavian untuk memacu kepala daerah.

“Pak Tito orang cerdas dan berintegritas. Dalam hal sayembara ini, Kemendagri tetap melibatkan instansi seperti BPK dan DPRD dalam pengawasan dan mengutamakan prinsip tranparansi serta akuntabilitas,” kata Irfaan.

Sebelumnya, Kemendagri bersama dengan Kemenkeu, Kemenkes, Gugus Tugas Covid-19, KemenPAN-RB, Kemenparekraf, Kemendag, dan BNPP berinisiatif membuat lomba antar daerah untuk membuat protokol kesehatan Covid-19 .

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas