Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

120 Santri Lolos Program Beasiswa Ma’had Aly Kementerian Agama

Kementerian Agama mengumumkan 120 santri yang dinyatakan lulus seleksi Program Beasiswa Santri

120 Santri Lolos Program Beasiswa Ma’had Aly Kementerian Agama
ILUSTRASI 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama mengumumkan 120 santri yang dinyatakan lulus seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).

Santri tersebut merupakan pilihan pada takhassus di empat Ma’had Aly. Keempat Ma’had Aly tersebut adalah Ma’had Aly As’adiyah Sengkang Sulawesi Selatan, Ma’had Aly Kebonjambu Ciwaringin Cirebon Jawa Barat, Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Jombang Jawa Timur, dan Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah Situbondo Jawa Timur.

Plt Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Imam Safe’i mengatakan penerima manfaat program beasiswa santri tahun ini tersebar di 20 provinsi.

“Ada 10 provinsi yang tidak mendaftar pada pilihan Ma’had Aly. Sementara dari empat provinsi lainnya, ada santri yang mendaftar, namun dinyatakan gugur karena tidak mengikuti tes atau nilainya di bawah standar," ujar Imam melalui keterangan tertulis, Selasa (23/6/2020).

Baca: Beasiswa S-1 ke Jepang untuk Pelajar SMA asal Indonesia Sudah Dibuka, Berikut Cara Mendaftarnya

Para santri itu berasal dari Gorontalo, Sumsel, Jambi, Papua Barat, Sulsel, Kaltim, Kaltara, Aceh, Jabar, Jatim, Sulbar, Sulteng, Banten, Sumut, Kalbar, DKI Jakarta, Jateng, NTB, Sultra, dan Riau.

Santri yang sudah dinyatakan lulus ini harus melakukan validasi data pada Kantor Wilayah Kemenag Provinsi.

Mereka juga harus mengkonfirmasi kelulusannya kepada pengelola PBSB di masing-masing Ma’had Aly.

Baca: Bocah Penjual Jalangkote Dapat Beasiswa Rp 500 Ribu per Bulan dan Motor Listrik dari Gubernur Sulsel

“Mahasantri diwajibkan mengikuti seluruh aktivitas yang telah ditetapkan oleh Ma’had Aly dalam kalender akademik," kata Imam.

Mahasantri PBSB ini akan mendapatkan komponen beasiswa yang terdiri dari biaya pendidikan selama delapan semester, biaya hidup perbulan selama delapan semester, serta biaya tunjangan lain pada akhir semester.

Adapun untuk pilihan studi di Maroko, masih ada satu tahapan tes yang akan dilangsungkan pada 4-6 Agustus 2020.

Santri yang membutuhkan pendampingan dapat menghubungi perwakilan pengurus Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA).

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas