Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Puan Maharani: Pelayanan Kesehatan Harus Dapat Menjangkau Seluruh Rakyat Indonesia

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyampaikan pembangunan bidang kesehatan harus merata di seluruh Indonesia.

Puan Maharani: Pelayanan Kesehatan Harus Dapat Menjangkau Seluruh Rakyat Indonesia
Eot/Man (dpr.go.id)
Puan Maharani saat mengikuti pertemuan ASEAN-AIPA Interface secara virtual dari ruang kerjanya di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2020). 

- Industri nasional untuk peralatan RS, farmasi, dan obat-obatan;

- Sistem jaminan kesehatan nasional yang memastikan bahwa seluruh rakyat Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan, yang saat ini diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan;

- Alokasi anggaran kesehatan yang tepat sasaran dan tepat manfaat.

Di webinar tersebut, Puan turut mengingatkan kekuatan nasional di bidang kesehatan juga sangat ditentukan oleh kemampuan riset, inovasi, dan industri nasional.

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyampaikan pembangunan bidang kesehatan harus merata di seluruh Indonesia dalam Webinar IV Peringatan Bulan Bung Karno, Selasa (30/6/2020).
Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyampaikan pembangunan bidang kesehatan harus merata di seluruh Indonesia dalam Webinar IV Peringatan Bulan Bung Karno, Selasa (30/6/2020). (Tribunnews/zoom)

Baca: Trik Hindari Covid-19, Jangan Asal Minum Obat dan Berhenti Merokok

Seperti dalam memenuhi peralatan kesehatan, farmasi, obat-obatan, APD, serta sarana dan prasarana kesehatan lainnya.

Ia mencontohkan berbagai Universitas di Indonesia yang sudah mulai membuat portable ventilator.

“Pemerintah perlu menetapkan kebijakan yang sinergi antara bidang kesehatan, industri, dan BUMN, untuk membuat program percepatan pengembangan industri bidang kesehatan dalam memenuhi kebutuhan nasional,” ungkap Puan.

Puan mengungkapkan, DPR dalam menjalankan fungsi anggarannya, ikut mencermati dan mempertajam kebijakan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran kesehatan yang mencapai 5 persen dari APBN.

"Khususnya untuk memastikan bahwa seluruh rakyat Indonesia, baik yang mampu dan tidak mampu, seluruhnya mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata Puan.

Diketahui dalam webinar tersebut terdapat tiga orang narasumber.

Baca: Komisi IX DPR Minta Terawan Jelaskan Simpang Siurnya Penyerapan Anggaran Kemenkes

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas