Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pasukan TNI untuk PBB Gugur di Kongo

Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi Tiba di Pekanbaru

Jenazah resmi diserahkan oleh Kolonel Inf Herman Subagyo, selaku Komandan PSOPP PMPP TNI kepada Pangdam I/BB.

Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi Tiba di Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Upacara penyambutan jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi digelar di main apron baseops Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Jumat (3/7/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Jenazah Pembantu Letnan Dua (Pelda) Anumerta Rama Wahyudi, prajurit TNI yang gugur dalam tugas di Kongo, Afrika, tiba Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, Jumat (3/7/2020).

Pesawat TNI Angkatan Udara jenis Hercules C-130 dengan nomor registrasi A-1314 yang mengangkut jenazah, mendarat sekitar pukul 10.30 WIB.

Setelah menempuh perjalanan udara dari Lanud Halim Perdanakusuma.

Usai mendarat, pesawat kemudian memasuki main apron baseops Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Pasukan penyambut jenazah prajurit TNI dan Polri bersiap di dekat pesawat.

Tampak peti jenazah, dengan dibalut bendera merah putih, diturunkan dari pesawat.

Upacara militer penyambutan jenazah, langsung digelar. Dengan dipimpin Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Irwansyah.

Jenazah resmi diserahkan oleh Kolonel Inf Herman Subagyo, selaku Komandan PSOPP PMPP TNI kepada Pangdam I/BB.

"Dengan ini saya terima jenazah almarhum Pelda Anumerta Rama Wahyudi," kata Pangdam.

Pelepasan Pelda Anumerta, Rama Wahyudi personel Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco yang gugur akibat serangan milisi bersenjata saat menjalankan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo dilaksanakan secara militer yang dipimpin oleh Force Commander Monusco Lieutenant General Ricardo Augusto Fereirra Costa Neves sebagai inspektur upacara, bertempat di Bandara Mavivi, Kongo, Afrika, pada hari Jumat (26/6/2020) yang lalu. Saat ini jenazah sudah diberangkatkan ke tanah air dengan menggunakan pesawat Emirate EK 730 dengan rute Entebe-Dubai, dilanjutkan dengan pesawat Emirat EK 358 dengan rute Dubai-Jakarta. Pesawat diperkirakan tiba pada hari Kamis, (2/7/2020), pukul 22.00 WIB di Bandara Soekarno Hatta. (Puspen TNI)
Pelepasan Pelda Anumerta, Rama Wahyudi personel Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco yang gugur akibat serangan milisi bersenjata saat menjalankan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo dilaksanakan secara militer yang dipimpin oleh Force Commander Monusco Lieutenant General Ricardo Augusto Fereirra Costa Neves sebagai inspektur upacara, bertempat di Bandara Mavivi, Kongo, Afrika, pada hari Jumat (26/6/2020) yang lalu. Saat ini jenazah sudah diberangkatkan ke tanah air dengan menggunakan pesawat Emirate EK 730 dengan rute Entebe-Dubai, dilanjutkan dengan pesawat Emirat EK 358 dengan rute Dubai-Jakarta. Pesawat diperkirakan tiba pada hari Kamis, (2/7/2020), pukul 22.00 WIB di Bandara Soekarno Hatta. (Puspen TNI) (puspen tni/puspen tni)

Baca: Panglima TNI Lepas Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi: Kami Merasa Kehilangan

Baca: PBB Investigasi Insiden Penyerangan yang Menewaskan Anggota TNI Serma Rama Wahyudi di Kongo

Setelah laporan penyerahan dilakukan, selanjutnya dilakukan pengusungan peti jenazah ke dalam ambulance oleh pasukan dari prajurit TNI.

Yang terdiri dari 6 orang personel dari tim korsik berada di depan, disusul 2 orang personel membawa karangan bunga dan foto almarhum, serta 10 orang personel pengusung peti jenazah.

Terlihat beberapa petinggi TNI dan Polri, seperti Danrem 031 Wira Bima Brigjen TNI M Syech Ismed, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, dan lain-lain. Termasuk beberapa orang unsur Forkopimda Riau.

Seluruh Keluarga Besar TNI merasa kehilangan prajurit terbaik pada misi perdamaian dan kemanusiaan, Pelda Anumerta Rama Wahyudi personel Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco yang gugur akibat serangan milisi bersenjata saat menjalankan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo. Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., Wakasad Letjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos., Wakasal Laksdya TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si., dan Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, di hadapan awak media usai menghadiri upacara militer pengantaran jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi dengan Inspektur Upacara Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus, bertempat di Skadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (3/7/2020). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TN
Seluruh Keluarga Besar TNI merasa kehilangan prajurit terbaik pada misi perdamaian dan kemanusiaan, Pelda Anumerta Rama Wahyudi personel Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco yang gugur akibat serangan milisi bersenjata saat menjalankan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo. Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., Wakasad Letjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos., Wakasal Laksdya TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si., dan Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, di hadapan awak media usai menghadiri upacara militer pengantaran jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi dengan Inspektur Upacara Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus, bertempat di Skadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (3/7/2020). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TN (TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI)

Pelda Rama yang merupakan bagian dari kontingen pasukan penjaga perdamaian PBB (MONUSCO), menjadi korban serangan yang dilakukan pemberontak Pasukan Aliansi Demokratik (ADF) pada Senin malam (22/6/2020) waktu setempat.

Saat itu, Rama sedang patroli bersama rombongan. Tiba-tiba dia diserang, sekitar 20 kilometer dari Kota Beni di Provinsi Kivu Utara.

Rama Wahyudi gugur akibat serangan itu.

Serma Rama Wahyudi saat berdinas sebagai prajurit TNI-AD
Serma Rama Wahyudi saat berdinas sebagai prajurit TNI-AD (HO/tri bun medan)

Sementara satu anggota TNI lainnya yaitu Pratu Syafii Makbul mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan intensif. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul BREAKING NEWS: Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi Tiba di Pekanbaru, Upacara Penyambutan Digelar

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas