Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polri Ungkap Motif 9 Warga Sipil Terlibat Aksi Perusakan Hotel dan Penusukan Anggota TNI

Teuku menambahkan 9 pelaku yang hanya warga sipil itu mengaku hanya mengikuti ajakan salah satu anggota TNI AL

Polri Ungkap Motif 9 Warga Sipil Terlibat Aksi Perusakan Hotel dan Penusukan Anggota TNI
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Barang bukti terkait kasus penusukan Babinsa di Hotel Mercure Batavia, Jakarta Barat, yang ditampilkan dalam konferensi pers di Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (2/7/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menyampaikan motif 9 orang warga yang ikut melakukan perusakan dan penusukan terhadap anggota TNI di Hotel Mercure, Tambora, Jakarta Barat.

Teuku menambahkan 9 pelaku yang hanya warga sipil itu mengaku hanya mengikuti ajakan salah satu anggota TNI AL yang juga pelaku penusukan, Letda RW saat hendak menyerang dan melakukan perusakan di Hotel Mercure. 

Menurutnya, RW dendam karena sekuriti hotel menghalanginya saat ingin bertemu pacarnya yang baru dikenalnya di media sosial. Padahal, alasan sekuriti tersebut menghalangi karena hotel itu dijadikan tempat karantina Covid-19.

Baca: Puspomad Periksa 9 Saksi dan Amankan 1 Butir Proyektil Terkait Kasus Penusukan Babinsa di Tambora

"Motif dari peristiwa tersebut adanya ajakan dari RW lantaran dendam dengan pihak sekuriti hotel, karena hotel itu daerah karantina ABK Covid-19 maka ada pengamanan dengan aparat," kata Teuku di Polres Jakarta Barat, Jumat (3/7/2020).

Saat itulah, RW bersama 9 pelaku ini menyerang dan melakukan pengrusakan di hotel tersebut. Tak tinggal diam, Serda S yang tengah bertugas di lokasi menghalangi tindakan mereka hingga akhirnya ditusuk oleh Letda RW.

Baca: Polisi Temukan Sabu di Atas Rice Cooker, Pasutri di Lahat Diamankan Polisi

"Saat berselisih dengan satu orang (sekuriti, Red), tersangka mengajak rekan-rekannya untuk melakukan pengrusakan hingga berbuntut penusukan terhadap korban Babinsa," pungkasnya.

Sebagai informasi ,Letda RW telah terlebih dahulu ditangkap dan kini ditahan di Pus POM TNI AL, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Yang bersangkutan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan TNI

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (Jatanras) bersama personel polda sulsel mengamankan 9 orang yang terkait dengan peristiwa pengrusakan dan penusukan terhadap anggota TNI di hotel Mercure, Tambora Jakarta Barat.

Diketahui, 9 tersangka yang diamankan adalah warga sipil yang berinisial AI, S, R, HN, DA, AS, RW, RA dan RA. Dalam melakukan aksinya itu, mereka mempunyai peran masing-masing.

"Total semua pelaku itu ada 12 orang, namun yang diamankan di Polres Jakarta Barat ada 9 orang, karena 3 pelaku lainnya itu diamankan oleh polisi militer," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audi S Latuheru di Polres Jakarta Barat, Jumat (3/7/2020).

Kepada kepolisian, Audie menyebut pelaku terlebih dahulu mengkonsumsi minuman keras sebelum melakukan aksinya. Komplotan tersebut juga menamakan dirinya sebagai kelompok J&T.

"Mereka (pelaku) menyebut kelompok mereka sebagai kelompok J&T. Sebelum melakukan, para pelaku minum-minuman keras terlebih dahulu," pungkasnya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dikenakan pasal 170 ayat 1 juncto 55 dan 56 serta pasal 358 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
 

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas