Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KPU: Jokowi-Maruf Amin Terpilih Sebagai Presiden-Wakil Presiden secara Konstitusional

Hasyim Asyari menjelaskan, pemenang Pemilihan Presiden 2019 ditentukan berdasarkan tiga hal

KPU: Jokowi-Maruf Amin Terpilih Sebagai Presiden-Wakil Presiden secara Konstitusional
Live Streaming Tribunnews.com
Hari ini ada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden atau Wapres Republik Indonesia di Jakarta, Minggu (20/10/2019). Sosok yang akan dilakukan prosesi pelantikan ialah Joko Widodo bersama pasangannya Maruf Amin yang menang dalam laga Pilpres 2019 melawan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asyari menegaskan Jokowi Widodo - Maruf Amin telah secara konstitusional terpilih sebagai Presiden - Wakil Presiden periode 2019-2024. 

Pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin merupakan pemenang pemilihan presiden (Pilpres) 2019 setelah meraih suara terbanyak mengungguli pasangan  calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 02,  Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Baca: MA Kabulkan Gugatan Rachmawati Soal Aturan Pilpres KPU, Sahkah Hasil Pilpres 2019?

“Hasil Pilpres 2019 dengan pemenang paslon 01 Jokowi - Maruf Amin sudah sesuai ketentuan formula pemilihan sebagaimana ditentukan Pasal 6A Undang-Undang Dasar 1945 (konstitusional,-red)” kata Hasyim, dalam keterangannya, Selasa (7/7/2020).

Pasal 6A ayat 3 UUD 1945 mengatur Pasangan calon Presiden dan wakil Presiden yang mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua puluh persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

Hasyim Asyari menjelaskan, pemenang Pilpres 2019 ditentukan berdasarkan tiga hal.

Pertama, mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum (paslon memperoleh suara lebih dari 50% suara sah nasional).

Kedua, mendapatkan suara dengan sedikitnya dua puluh persen suara di setiap provinsi (paslon memperoleh suara minimal 20% suara sah di setiap provinsi); dan ketiga, perolehan suara minimal 20% suara sah di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

“Tiga ketentuan tersebut adalah kumulatif. Artinya tiga hal tersebut harus dipenuhi semua untuk dinyatakan sebagai pemenang Pilpres 2019,” tuturnya.

Jika melihat hasil perolehan suara di Pilpres 2019, kata dia, pasangan Jokowi - Maruf Amin mendapatkan suara lebih dari 50 persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dan mendapatkan suara sedikitnya dua puluh persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

“Total suara sah nasional (suara di 34 provinsi dan suara pemilu di Luar Negeri) = 154.257.601 suara, dengan perincian perolehan suara masing-masing paslon sebagai berikut. Paslon pertama, 85.607.362 (55,50%) dan paslon kedua 68.650.239 (44,50%),” ujarnya.

Sementara itu, persebaran perolehan suara di setiap provinsi paslon nomor urut 01 menang di 21 provinsi dengan perolehan suara lebih dari 50 persen di setiap provinsi. Sedangkan paslon nomor urut 02 menang di 13 provinsi.

Baca: 2 Kejanggalan MA Kabulkan Gugatan Rachmawati Terkait Sengketa Pilpres 2019

Paslon nomor urut 01 meraih suara terbanyak di Sumatera Utara, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Papua, Papua Barat, dan Kalimantan Utara.

Sedangkan, paslon nomor urut 02 menang di 13 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Banten, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas