Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menag Sebut 955 Calon Jemaah Haji Sudah Terima Uang Pengembalian Setoran Lunas

Kemenag telah melakukan sosialisi kepada calon jemaah haji terkait pembatalan ibadah haji tahun 1441 hijriah atau 2020 masehi.

Menag Sebut 955 Calon Jemaah Haji Sudah Terima Uang Pengembalian Setoran Lunas
Tribunnews/JEPRIMA
Menteri Agama Fachrul Razi saat membuka Rakernas 2020 Direktorat Jenderal Bimas Kementerian Agama bertema Pengarusutamaan Gerakan Moderasi Beragama di Indonesia Melalui Pendekatan Dakwah, Budaya Dan Pemberdayaan Ekonomi Umat di Gedung Kementrian Agama, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020). Rapat kerja tersebut memfokuskan pembinaan aparatur Kementerian Agama menjadi agen moderasi beragama untuk menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi menyebut hingga saat ini ada 1.030 calon jemaah haji mengajukan pengembalian setoran pelunasan haji pada tahun ini yang tidak dapat terlaksana karena pandemi Covid-19.

"Sampai saat ini sudah 1.030 yang mengajukan dan sudah direalisasikan 955 (calon jemaah haji)," ujar Fachrul saat rapat dengan Komisi VIII DPR di komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Menurut Fachrul, Kemenag telah melakukan sosialisi kepada calon jemaah haji terkait pembatalan ibadah haji tahun 1441 hijriah atau 2020 masehi.

"Kami sudah berusaha untuk melakukan sebaik mungkin, sebagai contoh kami mengatakan pengembalian setoran Bipih itu paling lama 9 hari, nyatanya ada yang dalam waktu 5, 6, 7 hari sudah selesai," tutur Fachrul.

Baca: Pandemi Covid-19, Turunkan Jumlah Pendaftar Haji Baru Hingga 50 Persen

Di sisi lain, Fachrul menyebut Kemenag juga terus berkordinasi dengan pemerintah Arab Saudi terkait implikasi dari pembatalan pelaksanaan ibadah haji pada tahun ini.

"Arab Saudi menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia terhadap keputusan Saudi membatasi jemaag haji tahun ini," ujarnya.

Saat komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi, Fachrul juga menanyakan kemungkinan melaksanakan ibadah haji bagi warga negara Indonesia di Arab Saudi.

"Apakah ada kuota khusus untuk kedutaan kita yang ada di sana, mereka mengatakan belum ada keputusan tentang itu. Tapi kami sepakat 70 persen dari 10 ribu (jemaah) akan diberikan kepada ekspatriat," tutur Fachrul.

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas