Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pro Kontra RUU HIP

Sejarawan Duga Isu PKI Dimunculkan oleh Kelompok yang Ingin Orba Kembali Berkuasa di Pemilu 2024

PDI Perjuangan (PDIP) menjadi pusat hantaman serangan isu komunisme karena dianggap akan menghambat agenda itu.

Sejarawan Duga Isu PKI Dimunculkan oleh Kelompok yang Ingin Orba Kembali Berkuasa di Pemilu 2024
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Massa aksi 299 melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (29/9/2017). Aksi 299 tersebut menuntut tolak Perppu Ormas dan menolak kebangkitan PKI. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Profesor Riset bidang Sejarah, Asvi Warman Adam, menyatakan fenomena munculnya kembali isu Partai Komunis Indonesia (PKI) diakibatkan kepentingan politik menuju Pemilu 2024.

Ditengarai isu itu sengaja dihembuskan oleh mereka yang ingin mengembalikan berjayanya kembali Orde Baru (Orba) di Indonesia.

PDI Perjuangan (PDIP) menjadi pusat hantaman serangan isu komunisme karena dianggap akan menghambat agenda itu.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi virtual bertema “Ngeri-Ngeri Kebangkitan PKI” yang dipandu Bonnie Triyana di Jakarta, Selasa (7/7/2020). 

“Fenomena belakangan ini saya kira berkaitan dengan menghadapi tahun 2024, ketika akan ada pilpres. Ada pihak-pihak berkepentingan dihidupkan isu komunisme ini,” kata Asvi.

Baca: KPAI Ungkap Keterlibatan Anak-anak Dalam Apel Ganyang Komunis

Sejarawan yang bekerja di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) itu menengarai pihak yang melakukannya ingin menegakkan kembali kekuasaannya, persis sama dengan cara yang dulu dilakukan Soeharto.

Yakni menjadikan komunisme sebagai musuh bersama.

Mereka berpadu dengan kelompok yang ingin menjaga eksistensinya seperti penganut gerakan khilafah.

Makanya tak mengherankan, di aksi pembakaran bendera PKI, yang membakarnya kelihatan juga memakai bendera dengan simbol yang dekat dengan bendera HTI. 

“Mereka ingin memperlihatkan eksistensi sebenarnya, namun juga ingin menghancurkan PDIP. Mereka dengan sengaja ingin menggoyang masyarakat dengan berkata soal kebangkitan PKI,” tukas pria kelahiran Buktitinggi, Sumatera Barat itu.

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas