Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ultah ke-54 Tanpa Perayaan, Hasto: Kita Butuh Api Perjuangan

Menurut dia, situasi saat ini tak pas memadamkan api lilin di atas kue ulang tahun. Di tengah pandemi covid-19, sangat wajar jika sens of crisis

Ultah ke-54 Tanpa Perayaan, Hasto: Kita Butuh Api Perjuangan
Istimewa
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto memberikan pengarahan di Rapat Kerja Daerah DPD PDIP Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), di Mataram, Sabtu (7/3/2020) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada Selasa (7/6/2020) ini, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, merayakan hari ulang tahun ke-54.

Perayaan Hasto dirayakan dalam kesederhanaan.

Hasto genap berusia 54 tahun. Pria yang dikenal supel itu dilahirkan di Yogyakarta, kota yang sama dimana Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dilahirkan.

"Tidak ada yang spesial. Saya bekerja biasa. Saya tak punya tradisi merayakan ulang tahun terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini," kata Hasto ketika ditanyai soal perayaan ulang tahunnya, Selasa (7/6/2020).

Baca: Ajaran Bung Karno Dianggap Relevan Hadapi Krisis Pandemi Covid-19

Menurut dia, situasi saat ini tidak pas untuk memadamkan api lilin di atas kue ulang tahun. Di tengah pandemi covid-19, sangat wajar jika sens of crisis dimunculkan, bukannya memotong tumpeng ulang tahun.

"Kurang pas meniup lilin ulang tahun sementara kita harus menyalakan api perjuangan. Tidak elok potong-potong tumpeng disaat kita harus membangun dan merajut persatuan," katanya.

Baca: Jokowi: Dalam Situasi Krisis, Tidak Boleh Ada Satu Pun yang Main-main

Mungkin banyak yang menganggap Hasto sebagai sosok spesial karena dia memiliki totalitas di Partai.

Baginya bisa membantu Megawati membangun PDI Perjuangan sudah suatu kehormatan, terlebih dipercaya menjadi sekretaris jendral dua kali.

Namun aslinya, Hasto adalah manusia biasa yang sama dengan masyarakat Indonesia lainnya di hadapan pandemi covid.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas