Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Golkar Tawari Gerindra Koalisi di Pilkada Sulut, Prabowo Menolak

Nurul Arifin mengatakan Partai Golkar sempat menawarkan untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra di Pilkada Sulawesi Utara (Sulut) 2020 mendatang.

Golkar Tawari Gerindra Koalisi di Pilkada Sulut, Prabowo Menolak
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin(6/7/2020). Pertemuan kami membicarakan untuk mengadakan koulasi di sejumlah Pilkada terang Prabowo sementara Airlanga menyatakan kalo pertemuan tersebut hanya sebagai balasan atas kunjungan Prabowo ke kandang Golkar beberapa bulan lalu. (WARTAKOTA/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum bidang Komunikasi dan Informasi Partai Golkar, Nurul Arifin mengatakan Partai Golkar sempat menawarkan untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra di Pilkada Sulawesi Utara (Sulut) 2020 mendatang.

Hal itu dilakukan saat Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama jajarannya bersilaturahmi politik dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Senin (6/7) kemarin.

Nurul awalnya mengatakan partainya mengusung Christiany Eugenia Paruntu atau Tetty Paruntu di Sulut.

"Yang saya ingat betul itu karena pembicaraannya agak lama adalah Sulut. Sulut kan incumbentnya Pak Olly (Olly Dondokambey), terus kami memajukan sendiri rencananya Bu Tetty," ujar Nurul dalam diskusi online 'Garuda dan Beringin Kongkow di Kertanegara', Rabu (8/7/2020).

Baca: Ketum Golkar Sambangi Prabowo di Kertanegara untuk Bahas Pilkada 2020 dan Masalah Pertahanan

Setelah itu, Golkar menanyakan kepada Prabowo terkait dukungan Gerindra di wilayah Sulut.

Namun ternyata Prabowo menegaskan sudah berkomitmen untuk mendukung incumbent bersama PDI Perjuangan.

"Terus kami (Golkar) bertanya, untuk Sulut (Gerindra) dengan siapa nih. Pak Prabowo bilang sudah komit sama PDIP, sama Pak Olly," jelas Nurul.

Golkar sempat menawarkan agar Prabowo memindahkan dukungannya kepada Tetty.

Akan tetapi ditolak oleh Menteri Pertahanan tersebut.

"Nggak bisa ke kita (Golkar) ya? Nggak bisa digeser (dukungannya)?" kata Nurul mengulang pertanyaan tatkala pertemuan itu.

"Oh saya sudah komitmen dengan beliau," jawab Prabowo seperti ditirukan Nurul.

Di sisi lain, Nurul mengatakan masih ada daerah yang memang belum diputuskan juga dengan siapa Golkar akan berkoalisi.

Akan tetapi dia menegaskan pada dasarnya dalam pilkada serentak 2020, Golkar berkoalisi dengan berbagai macam parpol.

"Jadi kita itu terbagi lah, ada yang Golkar dengan PKS, ada juga Golkar dengan PDIP, ada yang juga Golkar saja. Begitu. Jadi di Pilkada ini kita bermacam-macam koalisinya," tandasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas