Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dapatkan Kronologi Dugaan Penganiayaan Kuli Bangunan, LPSK Bakal Kirim Tim ke Deliserdang

Ia ditengarai disiksa sejumlah perwira Polsek Percut Sei Tuan, Deli Serdang agar mengaku sebagai saksi pembunuhan

Dapatkan Kronologi Dugaan Penganiayaan Kuli Bangunan, LPSK Bakal Kirim Tim ke Deliserdang
Tribunnews.com/ Mafani Fidesya Hutauruk
Ketua LPSK Hasto Atmojo Soeroyo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan akan mengirim tim penelaah ke Deliserdang, Sumatera Utara untuk menelusuri kebenaran penyiksaan terhadap Sarpan (57).

Sarpan adalah seorang kuli bangunan.

Baca: LPSK: Jangan Lakukan Penyiksaan Untuk Mengejar Pengakuan

Ia ditengarai disiksa sejumlah perwira Polsek Percut Sei Tuan, Deli Serdang agar mengaku sebagai saksi pembunuhan.

"Saya sudah minta ada tim yang dikirim ke sana untuk melakukan proaktif menemui korban dan keluarga korban untuk mendapatkan kronologinya," kata Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo kepada Tribunnews.com, Jumat (10/7/2020).

Selain mendapatkan kronologi dari Sarpan dan keluarganya, LPSK kata Hasto, juga bakalan berkoordinasi dengan pihak Polsek Percut Sei Tuan untuk memastikan kebenaran cerita penyiksaan tersebut.

Jika kebenaran cerita penyiksaan sesuai seperti yang banyak diberitakan media massa, LPSK nantinya akan menawarkan perlindungan kepada Sarpan.

"Perlindungan itu termasuk bantuan. Jadi dalam Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban itu kan istilah bantuan yang dimaksud seperti rehabilitasi medis, rehabilitasi psikologi, rehabilitasi psikososial, dan lain sebagainya," sebut Hasto.

Termasuk apabila Sarpan nantinya menuntut ganti rugi kepada pelaku penganiayaan. LPSK, kata Hasto, akan memfasilitasi untuk menghitungkan ganti rugi yang dituntut oleh Sarpan.

"LPSK sangat menyesalkan kejadian itu. Karena itu perbuatan yang melanggar hukum HAM dan hukum nasional kita," Hasto menegaskan.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas