Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jika Sudah Disahkan, RUU PKS Bisa Polisikan Orang Siul-siul Goda Perempuan

Aktivis dari Yayasan SPEK-HAM Solo, Fitri Haryani, memberikan pandangan soal Rancangan Undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

Jika Sudah Disahkan, RUU PKS Bisa Polisikan Orang Siul-siul Goda Perempuan
Tangkap layar channel Rob Bliss Creative
Ilustrasi catcalling - Aktivis dari Yayasan SPEK-HAM Solo, Fitri Haryani, memberikan pandangan soal Rancangan Undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). 

"Setiap melakukan sosialisasi maupun pendidikan kritis pada masyarakat saya selalu menekankan untuk berani bicara bagi setiap orang yang mengalami kekerasan seperti catcalling juga."

"Dengan berani bicara maka akan menjadi perhatian dan memunculkan kepedulian bersama."

"Keengganan korban melapor karena tadi perlindungan hukumnya tidak pasti," imbuhnya.

Terakhir, Fitri mendesak pihak-pihak terkait khususnya DPR RI untuk segera merampungkan dan mengesahkan RUU PKS.

Demikian ini, masyarakat akan lebih terlindungi lagi lantaran adanya kepastian hukum dalam penanganan kasus-kasus kekerasan seksual dengan berbagai bentuknya.

Baca draft Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) DI SINI.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)

Ikuti kami di
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas