Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menteri Agama Ungkap Ada Kelompok Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Sebar Kebencian

Fachrul menduga pihak ini merupakan kelompok yang tertekan karena terlalu lama di rumah atau kelompok radikal.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Menteri Agama Ungkap Ada Kelompok Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Sebar Kebencian
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Tangkapan layar Menteri Agama Fachrul Razi 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi mengungkapkan ada kelompok-kelompok yang memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 untuk menebar kebencian.

Fachrul menduga pihak ini merupakan kelompok yang tertekan karena terlalu lama di rumah atau kelompok yang berpaham radikal.

"Misalnya ada kelompok-kelompok orang yang mungkin karena stres, atau banyak di rumah, atau memang juga sudah punya potensi untuk bersifat radikal kemudian memanfaatkan situasi menyebarkan kebencian," ujar Fachrul dalam sambutannya pada acara Dialog Virtual Lintas Iman, Selasa (14/7/2020).

Baca: Lamban Cegah Hoaks dan Ujaran Kebencian, Facebook Diboikot Perusahaan Dunia: Rugi Rp 102,24 Triliun

Baca: Dugaan Ujaran Kebencian, Polisi Periksa Lagi Abu Janda

Meski begitu, Fachrul menilai kelompok ini tidak memiliki potensi yang besar dalam menyebarkan kebencian.

Menurut Fachrul, masyarakat perlu berperan aktif dalam menangkal ujaran kebencian yang disebarkan saat pandemi ini.

"Kewajiban kita bersama lah untuk mencoba mengeliminasinya dengan sebaik-baik," kata Fachrul.

Rekomendasi Untuk Anda

Mantan Wakil Panglima TNI ini menilai seluruh elemen memiliki peran untuk menjaga kerukunan terutama saat masa pandemi ini.

Baca: Polisi Minta Kominfo Blokir 218 Akun Sosmed Diduga Sebar Hoax dan Ujaran Kebencian Terkait Corona

"Kita tidak akan pernah lelah untuk membangun kerukunan sesama kita, dan kita sangat bangga bahwa semua elemen masyarakat apapun agamanya semua tokoh-tokoh agama, semua perguruan tinggi, berupaya untuk melakukan hal yang sama," pungkas Fachrul.

Dirinya menilai pandemi corona menyebar ke berbagai wilayah tanpa melihat agama, etnis, maupun budaya. Sehingga dibutuhkan kerukunan antarumat beragama.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas