Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Alasan Prabowo Pesan 500 Kendaraan Taktis Maung Buatan Pindad

Prabowo telah memesan 500 unit mobil perang dengan bracket senjata kaliber 7,62 dan konsul senapan serbu SS2-V4.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ini Alasan Prabowo Pesan 500 Kendaraan Taktis Maung Buatan Pindad
Kompas.com
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat membenarkan posisi kerah Enzo Allie, Taruna Akademi Militer, di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2020).() 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berharap PT Pindad (Persero) bisa segera menyelesaikan pesanannya terkait kendaraan taktis ringan Maung pada Oktober 2020.

Diketahui, Prabowo telah memesan 500 unit mobil perang dengan bracket senjata kaliber 7,62 dan konsul senapan serbu SS2-V4.

"Kita berharap Oktober 2020 sudah selesai," ucap Prabowo di komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Baca: Menhan Prabowo Jajal Kendaraan Taktis 4 X 4 Maung Buatan PT Pindad

Menurut Prabowo, pembelian kendaraan perang dari PT Pindad sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar mengutamakan industri dalam negeri untuk pengadaan barang.

"Pindad adalah industri dalam negeri, kita ingin hidupkan industri dalam negeri, kita ingin ciptakan lapangan kerja, kita ingin tingkatkan pendapatan bangsa kita," papar Prabowo.

Prabowo menyebut, selain buatan produk dalam negeri, pemerintah juga tetap membutuhkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari luar negeri.

Namun, Prabowo tidak menyebut apa saja yang akan dibeli dari luar negeri.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ada beberapa yang kita butuh dari luar negeri, ya kita cari di luar negeri," ucap Prabowo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas