Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pencairan NPHD Capai 100 Persen, Pemprov Kalteng Dapat Hadiah Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri

Pencairan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kalimantan Tengah telah mencapai 100 persen.

Pencairan NPHD Capai 100 Persen, Pemprov Kalteng Dapat Hadiah Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri
DOK. KEMENDAGRI
Mendagri Tito Karnavian. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pencairan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kalimantan Tengah telah mencapai 100 persen.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi kepatuhan pencairan untuk KPUD, Bawaslu, dan Pengamanan sebesar 100 persen itu, dengan memberikan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).

“Apresiasi saya kepada pemerintah kepala daerah Provinsi Kalteng dan Bupati Kotawaringin Timur itu semua sudah 100% untuk KPU Bawaslu aparat keamanan, jadi tidak ada alasan KPU-Bawaslu tidak bergerak,” ujar Mendagri dalam keterangannya, Minggu (19/07/2020).

Baca: Mendagri Ajak Calon Kepala Daerah Beradu Gagasan Atasi Covid-19

Mesin ADM diterangkannya mirip dengan mesin ATM yang fungsinya memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kependudukan dan catatan sipil.

Tito mengatakan mesin ADM bisa mencetak perpanjangan e-KTP dalam waktu 3-5 menit saja.

Mantan Kapolri itu mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah dan Bupati Kotawaringin Timur atas realisasi tersebut.

Baca: Mendagri Ungkap Hasil Investigasi Isu Jual Beli Pulau Malamber Sulbar

Tito berujar selama lawatannya mengecek kesiapan Pilkada, pencairan NPHD sebesar 100 persen untuk 3 elemen.

Diantaranya yakni KPUD, Bawaslu, dan pengamanan baru terjadi di Kalimantan Tengah.

Tito mencontohkan KPU maupun Bawaslu Kalimantan Utara hampir semuanya 100%, namun aparat keamanan masih ada beberapa yang belum mencairkan.

"Saya ke KPU Banjarmasin Kalimantan Selatan, dari 9 daerah 8 itu hampir 100%, kecuali aparat keamanan; Polri-TNI, ada yang kurang belum 100%, ada 1 Kabupaten yang belum, bahkan provinsinya juga ada yang belum 100%, tapi hari ini saya melihat satu-satunya provinsi yang lengkap, yang lengkap sudah ini yaitu 2 pemilihan ini untuk KPU 100%, Bawaslu 100%, aparat keamanan 100%," ujarnya.

Baca: Mendagri Minta Pemda Percepat Pencairan Dana untuk Pilkada Serentak 2020

Tito optimis dengan pencairan sebesar 100 persen tersebut, Pilkada dapat berjalan lancar.

Tidak lupa ia pun mengingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi saya cukup optimis ini akan berlangsung, nah persoalannya adalah bagaimana agar membuat Pemilu ini Pemilu Pilkada di Kalimantan Tengah dan di Kotawaringin Timur karena ini Pemilukada Gubernur akan ke seluruh kabupaten/kota ini, artinya meliputi seluruh provinsi dan kemudian juga daerah-daerah lain di Indonesia 270 daerah,” ujarnya.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas