Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Amien Rais dan Partai Amanat Nasional

Sekjen PAN: Tidak Mungkin Ada yang Berani untuk Memberhentikan Amien Rais

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan, Amien Rais merupakan pendiri PAN dan sebagai tokoh utama di dalam partai.

Sekjen PAN: Tidak Mungkin Ada yang Berani untuk Memberhentikan Amien Rais
TRIBUN/JEPRIMA
Amien Rais. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) membantah telah mengeluarkan Amien Rais dari partai.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan, Amien Rais merupakan pendiri PAN dan sebagai tokoh utama di dalam partai.

"Boleh dibilang Pak Amien adalah rohnya partai. Jadi tidak mungkin ada yang berani untuk memberhentikan Pak Amien, itu rasanya sudah di luar nalar," ujar Eddy saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Baca: Amien Rais: Saya Sudah Tidak di PAN, Dikeluarkan Anak Buah Karena Beda Prinsip

"Jangankan memberhentikan, berpikir untuk memberhentikan saja tidak ada yang berani," sambung Eddy.

Eddy pun mengaku belum mengetahui secara utuh apa yang disampaikan Amien Rais terkait diberhentikannya dari PAN dan tidak merasa yakin karena seluruh kader sangat hormat kepada Amien Rais.

"Tidak mungkin ada yang punya pikiran yang nyeleneh untuk melakukan hal tersebut (berhentikan Amien)," kata Eddy.

Baca: Sepakat dengan Amien Rais, PKS: Saat Krisis, Butuh Menteri Punya Watak Kerakyatan

Sebelumnya, dalam diskusi virtual bertema Bahaya Komunisme di Dunia Islam dalam chanel Youtube UTZ Official, yang dikutip Tribun pada Kamis (23/7/2020).

Amien Rais mengaku telah dikeluarkan dari PAN karena perbedaan prinsip dalam menjalankan roda partai ke depan.

"Saya tidak di PAN sama sekali, saya sudah dikeluarkan anak buah saya karena berbeda prinsip," kata Amien dalam acara tersebut.

Baca: Amien Rais Beri Kriteria Menteri, PPP: Meski Profesor Kalau Bukan Presiden Nggak Punya Kewenangan

"Saya katakan adik-adiku, para kader-kaderku yang cerdas dan pandai-pandai berhitunglah dengan rasional, di atas itu juga berhitung dengan keimanan," lanjut Amien.

Menurut Amien, perbedaan prinsip tersebut karena PAN yang saat ini di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan berencana akan bergabung dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau anda tetap ingin dukung rezim ini, itu jelas sesuatu langkah yang keliru bin salah," ucap Amien.

Amien pun mengaku telah menyampaikan ketidaksetujuannya jika PAN bergabung ke pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, meskipun diberikan jabatan dalam Kabinet Indonesia Maju.

"Saya tidak setuju bergabung dengan rezim yang sudah tidak ketulungan, sementara mereka yakin bergabung rezim Jokowi, akan dapat logistik, akan dapat segala macam," kata Amien.

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas