Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bantah Titip Nama di BUMN, Adian Napitupulu: Presiden yang Minta Kalangan Aktivis 98

Adian menyampaikan klarifikasi terkait opini yang menyebutkan soal menitipkan nama-nama sebagain Komisaris di BUMN.

Bantah Titip Nama di BUMN, Adian Napitupulu: Presiden yang Minta Kalangan Aktivis 98
KOMPAS.com/ IMAM ROSIDIN
Politisi PDIP, Adian Napitupulu. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Perhimpunan Nasional Aktivis 98 Adian Napitupulu menyampaikan klarifikasi pada opini yang terbentuk yang menyebutkan soal menitipkan nama-nama sebagain Komisaris di BUMN.

"Saya tidak pernah bertemu Erick Thohir sejak Pilpres selesai, tidak pernah Whats App dan SMS-an, nama nama itu saya berikan pada presiden karena presiden yang minta" kata Adian dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Senin (3/8/2020).

Adian pun mengutip pernyataan salah satu pembicara yang mengatakan bahwa semua nama nama harus melalui TPA.

Baca: Penjelasan Adian Napitupulu yang Sebut 6.200 Direksi dan Komisaris di BUMN Orang Titipan

"Jika memang menurut Perpres nya demikian maka sebenarnya nama nama yang diminta oleh Presiden Joko Widodo dari kalangan aktivis 98 dan relawan sudah melalui prosedur seperti yang diamanahkan oleh Perpres 177/2014," jelas Adian.

"Jadi Presiden itu Ketua TPA, Mensesneg anggota TPA jadi ya sudah benar sesuai jalurnya seperti di Perpres 177/2014, jadi salahnya dimana secara hukum?" tambahnya.

Ia juga menyayangkan opini yang terlanjur dibentuk diluar yang mempertanyakan terkait langkah yang ditempuhnya.

Baca: Pernah Ditawari Masuk Kabinet oleh Jokowi, Adian Napitupulu Menolak? 

"Kenapa yang salah jadi benar dan yang benar justru dibilang salah?," tegas Adian.

Dalam kesempatan yang sama Adian juga menjelaskan bahwa ia mengkritik BUMN tidak terkait dengan nama nama yang di minta Presiden, tetapi karena ia melihat bahwa salah satu kementrian yang bisa menjadi lokomotif untuk menarik bangsa ini keluar dari Krisis adalah kementrian BUMN.

"BUMN masuk ke semua sektor kehidupan Rakyat, dari pertanian, pangan, kesehatan, infrastruktur, kesehatan, persenjataan dan sebagainya, dengab demikian jika BUMN bisa di maksimalkan maka BUMN bisa menjadi lokomotif yang menarik bangsa ini keluar dari Krisis" jelas politisi PDI Perjuangan itu

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas